fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ditabrak Pemotor Ugal-ugalan, Devina Meninggal Dunia

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Perilaku ugal-ugalan di jalan raya sangat berbahaya baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Tak jarang, perilaku sembrono semacam ini meminta korban jiwa. Seperti dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Agus Salim, tepatnya di simpang tiga Kranon, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari pada Rabu (06/01/2020) malam tadi.Seorang pemotor wanita, Devina Galuh Dewantari (20), warga Kranon, Kepek, Wonosari. Diduga ia tertabrak oleh pengendara sepeda motor yang ugal-ugalan di jalanan tersebut.

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan menceritakan, kecelakaan maut yang merenggut nyawa Devina ini terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, Devina yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol AB 4198 YX berniat hendak menyebrang jalan dari arah utara tepat pada gang keluar rumahnya.

Naas, pada saat bersamaan, dari arah barat menuju timur turut melaju sepeda motor Honda Mega Pro dengan nomor polisi AD 5942 PM yang dikendarai Alam (18) warga Tompak, Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen yang melaju dengan kecepatan tinggi. Jarak yang terlalu dekat membuat kemudian tabrakan tak terhidarkan. Kerasnya benturan bahkan membuat korban terpental hingga beberapa meter sebelum terhempas ke jalanan.

“Korban atas nama Devina mengalami cedera berat di kepala, sedangkan Alam mengalami luka lecet di lutut, bibir dan dahi,” jelas Iptu Soni, Kamis (07/01/2021).

Akibat luka berat yang dialaminya, korban langsung tak sadarkan diri. Sejumlah warga sempat melarikan korban ke RSUD Wonosari guna mendapatkan perawatan medis. Namun berselang beberapa saat, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Soni menambahkan, pihaknya menerima informasi perihal kecelakaan maut ini dipicu oleh perilaku ugal-ugalan yang dilakukan oleh pengendara Mega Pro. Kendati demikian, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan para saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Kita masih mengumpulkan keterangan saksi, kabar sementara memang seperti itu,” ucap Soni.

Sementara itu, salah seorang saksi mata Abram Arya Perdana yang merupakan warga setempat menuturkan, pasca terjadinya kecelakaan tersebut, nyaris terjadi kericuhan. Pasalnya, masyarakat geram lantaran salah seorang warganya menjadi korban atas perilaku ugal-ugalan yang memang sering dilakukan oleh para pemotor remaja di sekitar Jalan Agus Salim.

“Warga sempat melihat pengendara Mega Pro jumping-jumpingkan motornya hingga akhirnya terjadi tabrakan. Apalagi semalam begitu tahu korban yang ditabrak itu Devi, emosi warga memuncak,” papar Abram.

Diungkapkannya, warga Kepek sendiri sudah jengah melihat aksi-aksi mengendarai motor secara ugal-ugalan semacam ini. Seringkali juga para pemotor muda ini juga melakukan aksi balapan liar di lokasi itu.

“Warga takutnya kalau sampai ada korban karena jalurnya memang ramai. Sampai akhirnya beneran ada korban seperti ini,” pungkas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler