fbpx
Connect with us

Peristiwa

Jakinem Ditemukan Gantung Diri di Rumahnya

Published

on

Tepus,(pidjar.com)–Pekan pertama di Gunungkidul pada tahun 2021 ini kembali diwarnai dengan insiden gantung diri. Jakinem (70), warga Regedeg, Kalurahan Giripanggung, Kapanewon Tepus ditemukan gantung diri di rumahnya pada Rabu (06/01/2020) siang. Saat ditemukan, korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia, tergantung di seutas kain berwarna merah.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian ini pertama kali diketahui oleh Prapto Giyar dan Tukini yang merupakan tetangga Jakinem. Saat itu, keduanya curiga lantaran meski hari sudah siang, namun rumah korban yang tertutup rapat dengan sejumlah lampu di dalam rumah yang menyala. Sadar ada yang tidak beres, Prapto Giyar dan Tukini lantas berusaha memanggil-manggil Jakinem.

Kedua tetangga korban semakin yakin ada yang tidak beres karena meski sudah berkali-kali dipanggil, tak ada respon dari Jakinem. Prapto dan Tukini lalu sepakat untuk membuka paksa pintu rumah korban.

Sesaat setelah berhasil masuk ke dalam rumah, langsung terlihat pemandangan yang mengerikan. Janikem sudah dalam kondisi kaku tergantung seutas kain yang diikatkan di atap rumah. Baik Prapto dan Tukini lantas berteriak-teriak meminta pertolongan warga.

“Warga langsung berdatangan ke tempat kejadian. Sekitar habis luhur tadi pertama kali ditemukan,” ucap Ketua Karangtaruna Regedeg, Sutrisno, Rabu siang.

Menurut Sutrisno, tindakan nekat yang dilakukan oleh Jakinem sendiri tak seorang pun warga yang tahu. Hal ini lantaran, selama ini korban yang berprofesi sebagai petani ini memang tinggal sendirian.

“Mungkin dilakukan subuh hingga pagi tadi karena lampu-lampu di dalam rumah masih belum sempat dimatikan,” tutur dia.

Warga sendiri tak menyangka Jakinem akan melakukan tindakan nekat. Selama ini, tak ada hal yang aneh ataupun keluhan dari korban. Bahkan dalam kesehariannya, Jakinem dikenal sebagai sosok yang bagus dalam bersosial. Pada Selasa (05/01/2020) sore kemarin, para tetangga masih sempat melihat Jakinem beraktivitas di sawah miliknya.

“Tidak ada tanda-tanda depresi, Jakinem ini sosialnya bagus dan kondisinya sehat, kami kaget juga,” sambung Sutrisno.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kapolsek Tepus, AKP Mursidiyanto membenarkan adanya kejadian gantung diri wi wilayahnya. Begitu mendapatkan laporan dari warga, pihaknya langsung menugaskan personel untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan awal.

“Anggota masih di lokasi untuk evakuasi, kondisi di sana susah sinyal,” pungkas Mursidi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler