Pemerintahan
Gelontoran Bantuan Untuk Puluhan Ribu Pelaku UMKM Gunungkidul Yang Limbung Dihantam Pandemi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Gunungkidul saat ini terus berkembang. Hal ini terbukti dari jumlah UMKM yang semakin banyak. Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh dinas, tercatat ada sekitar 23.000 UMKM yang tersebar di bumi Handayani dengan jenis olahan yang beragam.
Dari jumlah tersebut, pada kondisi seperti sekarang ini, sebagian besar UMKM terdampak pandemi. Banyak yang harus kehilangan omset, maupun sempat untuk sementara menghentikan produksinya. Pemerintah sendiri terus berusaha untuk kembali membangkitkan sektor yang menarik tenaga kerja terbanyak di Gunungkidul. Gelontoran bantuan sendiri diberikan kepada sejumlah UMKM maupun jenis lainnya agar bisa kembali beroperasi.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Gunungidul, Sih Supriyana, mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, sudah ada 21.688 pelaku usaha yang mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Adapun bantuan yang diterimakan sendiri sebesar Rp 1,2 juta. Para pelaku usaha tersebut mendapat bantuan secara bertahap pada tahun 2020 dan 2021 ini. Kemudian, ada pula bantuan dari Pemda DIY dengan jumlah penerima sebanyak 832 pemilik usaha yang tergabung dalam asosiasi, sentra usaha hingga forum komunikasi. Bantuan yang diberikan sendiri sama, yaitu sebesar Rp1,2 juta.
“Ada juga bantuan keuangan khusus (BKK) untuk para pemilik usaha. Gunungkidul sendiri digelontor anggaran sebesar 2,05 miliar rupiah yang didistribusikan bagi 16 sektor usaha,” papar Sih Supriyana, Jumat (31/12/2021).
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku usaha untuk kembali membangkitkan usaha mereka yang oleng atau bahkan gulung tikar akibat pandemi covid19. Selain bantuan berupa uang, pemerintah juga memberikan pendampingan serta pelatihan. Hal ini dimaksudkan agar pelaku usaha dapat lebih inovatif dan kreatif dalam memunculkan produk-produk mereka. Sehingga ke depan, para pelaku UMKM bisa lebih luas dalam memasarka produk mereka.

“Kami juga berikan pelatihan-pelatihan untuk memaksimalkan kemampuan mereka. Dengan begitu kreatifitas dan inovasinya akan muncul, membaca peluang yang ada,” imbuh dia.
Mayoritas dari pelaku usaha ini bergerak pada bidang olahan makanan. Dinas sendiri mendorong para pelaku usaha untuk dapat melengkapi persyaratan agar produk mereka dapat diedarkan lebih luas dan terdapat jaminan keamanannya. Dinas Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Dinas Kesehatan disebut Sih selama ini membantu memberikan pemahaman maupun pengurusan dalam hal izin edar yang aman tersebut.
Menurutnya, untuk mendapatkan izin ini pelaku usaha tentunya harus memperhatikan kualitas olahan makanan yang diproduksi, termasuk dengan sarana prasarana yang mumpuni dan higienis.
“Sehingga ada jaminan keamanan untuk konsumen,” tutupnya.
-
Info Ringan7 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
