fbpx
Connect with us

Peristiwa

Hasil Otopsi Keluar, Penyebab Kematian Warga Giring Karena Benturan Benda Tumpul di Kepala

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Satreskrim Polres Gunungkidul hingga sekarang masih melakukan penyelidikan atas meninggalnya Rajinah (80) warga Padukuhan Gunungdowo, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan pada (24/11/2023) lalu. Hasil otopsi jenazah lansia sudah keluar, penyebab kematiannya mulai menemui titik terang.

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Andika Arya Pratama mengatakan,  proses penyelidikan atas meninggalnya Rajinah masih terus dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Gunungkidul. Sejumlah saksi baik tetangga, tokoh masyarakat maupun sanak saudara lansia tersebut juga telah dimintai keterangan. Saat ini, pihaknya juga masih terus mengumpulkan sejumlah hal.

“Ada 23 saksi yang sudah kami mintai keterangan,” papar Kasat Reskrim saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, usai warga Gunungdowo menemukan Rajinah dalam kondisi meninggal dunia terbaring di tempat tidur, pihaknya kemudian bergerak cepat. Olah TKP langsung dilakukan, adapun pada saat itu jenazah lansia ini kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Sebab penyidik pada saat itu memiliki keyakinan bila korban meninggal dengan tak wajar dan ada unsur tindak pidana.

“Hasil otopsi sudah keluar dan memang disebutkan meninggalnya karena ada benturan benda tumpul di bagian kepala korban,” sambungnya.

Berita Lainnya  Korsleting Akibat Jaringan Instalasi Listrik Aus, Rumah dan Uang Tunai Hangus Dilalap Api

Lebih lanjut ia mengatakan, berdasarkan hasil otopsi yang dilakukan oleh medis RS Bhayangkara korban sudah meninggal selama 12 jam sebelum ditemukan. Meninggalnya lansia ini karena benturan di kepalanya dengan benda tumpul. Tempat korban menghembuskan nafas terakhirnya pun juga di tempat tidur tersebut.

“Tkpnya memang di tempat tidur, dia belum beranjak. Soal wajahnya yang ditutup bantal, kalau kemarin itu (hasil otopsi) malah bukan itu yang membuat meninggal,” jelas AKP Andika Arya.

Meninggalnya Rajinah diduga ada unsur pencurian dan pembunuhan. Sebab berdasarkan keterangan dari pihak keluarga ada beberapa barang milik lansia tersebut yang hilang, termasuk dengan perhiasan yang digunakan juga ikut hilang.

Berita Lainnya  Dugaan Bancakan Uang Penebangan Jati HKM Wonorejo, Mulai Aparat, Wartawan dan LBH Disebut Terima Duit Panas

“Bisa jadi (pencurian). Masih dikembangkan,” sambung dia.

Disinggung mengenai penetapan tersangka atas kasus ini, Andika mengatakan jika saat ini pihaknya masih belum melakukan penetapan tersangka. Penyidik masih terus melakukan penyelidikan atas kematian lansia yang tinggal sendirian tersebut.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jumat petang (25/12) kambing milik Rajinah terus mengembik. Pur yang merupakan tetangga lansia ini pun kemudian berinisiatif ke rumah tersebut untuk mengecek dan hendak memberi pakan ternak tersebut. Sebab hal semacam tersebut jarang terjadi.

Beberapa kali Pur memanggil Rajinah namun tidak ada jawaban dan rumah dalam kondisi sepi, tertutup dan terkunci dari luar. Pur pun memberanikan diri membuka pintu dan masuk ke dalam rumah. Saat melongok ke kamar Rajinah dalam kondisi terbaring dan wajahnya tertutup batal. Setelah dicek, ia sudah kaku dan tak bernyawa. Di bagian kepala ditemukan luka dan mengeluarkan darah.

Berita Lainnya  Gempa Berkekuatan 5,1 SR Guncang Gunungkidul

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler