fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Immawan Wahyudi Cuti Kampanye Pilkada, Kursi Wakil Bupati Gunungkidul Kosong

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Bupati Gunungkidul, Badingah nampaknya akan bekerja ekstra di akhir masa kepemimpinannya. Hal ini karena Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi telah resmi cuti dari jabatannya pasca penetapan dirinya sebagai Calon Bupati Gunungkidul dalam Pilkada Gunungkidul 2020. Sesuai dengan aturan, selama masa kampanye, Immawan Wahyudi memang diwajibkan cuti dari jabatannya saat ini. Ke depan, ketugasan dari Wakil Bupati langsung ditangani oleh Bupati Badingah.

Sekda Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan, Immawan sendiri telah cuti tertanggal 23 September 2020 kemarin. Sehingga kursi Wakil Bupati Gunungkidul saat ini kosong. Untuk ketugasan langsung ditangani oleh Bupati Gunungkidul, Badingah.

“Sementara dikosongkan dan pekerjaan langsung dihandle Ibu Bupati (Badingah),” jelas Drajat ketika dihubungi pidjar.com, Kamis (24/09/2020) siang.

Dengan demikian, selama masa cuti, hak fasilitas yang diterima oleh Immawan pun telah dikembalikan termasuk mobil dan rumah dinas. Meski sementara minus pejabat Wakil Bupati, Drajat mengaku bahwa jalannya pemerintahan akan tetap lancar dan tak terkendala.

“Cuti sudah di luar tanggungan negara, sudah tidak ada fasilitas yang diberikan kepada Wakil Bupati,” kata dia.

Sementara itu, Immawan mengaku bahwa telah mengajukan cuti untuk kepentingan kampanye. Calon bupati nomor urut 2 itu saat ini dirinya telah meninggalkan rumah dinas dan akan tinggal di sebuah rumah yang berada di Siyono, Kapanewon Playen.

Berita Lainnya  Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Mandiri di Gunungkidul Capai Belasan Miliar, Pemkab Siapkan Dana Talangan

“Tanggal 26, Insyaallah tanggal 26 September ini saya cuti. Tadi malam saya sudah nengok rumah yang akan saya tempati di Siyono,” katanya saat ditemui wartawan.

Terpisah, Calon Bupati Gunungkidul dari PDIP Bambang Wisnu Handoyo pun telah resmi menyatakan bahwa dirinya saat ini sudah tidak berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia telah mengajukan pengunduran diri sebagai ASN untuk kepentingan Pilkada 2020 Gunungkidul.

“Sudah proses, sekarang di BPKA sudah ada Pltnya, saya sudah resmi mundur per tanggal 1 September. Kalau SK pensiun saya 1 November sudah saya terima,” ucapnya.

Bambang sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kepala BPKA DIY. Sesuai dengan SK jabatan, dirinya efektif pensiun terhitung mulai bulan November 2021.

“Yang jelas SK Gubernurnya sudah turun, sehingga saya sudah tidak ASN dan sudah tidak komisaris BPD (DIY),” imbuh pria yang kerap disapa BWH ini.

Sama halnya dengan BWH, Calon Bupati Gunungkidul dari Demokrat, PKS, PAN dan Gerindra, Sutrisna Wibawa, menyebut jika tidak lama lagi kursi Rektor UNY akan diisi orang baru. Mengingat dia sudah mengajukan pengunduran diri sejak tanggal 4 September ke Kemendikbud.

Berita Lainnya  Basmi Spora, Tanah Lokasi Ternak Positif Antraks Segera Disemen

“Saya mengajukan pengunduran diri sejak tanggal 4 September, tapi kan di PP (peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020) kan harus ada berita acara penetapan kemarin. Nah dari situlah akan menjadi dasar, insyaallah 1-2 hari ini keluar SKnya (pengunduran diri),” ujarnya.

Sementara itu, Calon Bupati Gunungkidul dari PKB dan Golkar, Sunaryanta mengaku telah mengundurkan diri sebagai anggota TNI AD. Sebelumnya dia bertugas di Kementerian Pertahanan RI.

“Saya sudah mengajukan. Kira-kira berapa hari ke depan sudah harus keluar, mudah-mudahan nanti tidak akan lama lagi nanti akan turun surat secara resmi soal pengunduran diri,” jelas Sunaryanta.

Kemudian pasangan Sunaryanta dalam Pilkada 2020 Gunungkidul, Heri Susanto sudah mengajukan pensiun dini dan terhitung tidak aktif sebagai ASN di Kementerian Pertanian RI sejak bulan Maret 2020.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler