Pemerintahan
Jaga Jarak, Satlantas Bikin Marka Pembatas di Tiga Titik
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aturan jaga jarak saat ini terus digalakkan oleh pemerintah. Selain pyshical distancing bagi masysrakat umum, aturan ini juga berlaju bagi pengendara sepeda motor yang berhenti saat lampu merah. Sejak Kamis (23/07/2020) kemarin aturan tersebut juga berlaku di Gunungkidul. Ada tiga titik lampu merah di kawasan Wonosari yang menerapkan jaga jarak.
KBO Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Kusnan Priyono mengatakan semula aturan jaga jarak bagi pengendara sepeda motor pada tahap uji coba ini diterapkan di simpang lima Baleharjo dan Alun-Alun Kota Wonosari. Kemudian ditambah lagi di simpang tuga Kranon, Kapanewon Kepek. Tidak menutup kemungkinan jika program tersebut dinilai efektif maka akan diperlebar ke traffic light lainnya.
“Ini merupakan program pembatas jarak bagi pengguna jalan. Nanti ada koordinasu lagi dengan Dinas Perhubungan efektif atau tidaknya dan akan ditambah atau tidak,” kata Iptu Kusnan Priyono.
Adapun dengan diterapkannya program semacam ini, diharapkan menggungah kesadaran masyarakat untuk tetap jaga jarak dimanapun berada. Mengingat sekarang ini kondisi masih belum stabil, penyebaran covid 19 masih terus terjadu. Langkah ini dianggap tepat untuk mengedukasi masyarakat.
Penerapan program jaga jarak di traffic light ini tidak hanya diterapkan du Gunungkidul saja. Beberapa daerah sejak beberapa waktu lalu pun juga menerapkan hal serupa. Dari pihak kepolisian sendiri juga berusaha melakukan pemantauan di titik-titik tersebut.

“Penerapan protokol kesehatan sekarang sangatlah diwajibkan untuk itu segala hal harus mendasar pada anjuran pemerintah,” ungkap dia.
Bedasarkan pantauan kepolisian, masyarakat yang berhenti di lampu merah ini mulai memahami dan menaati program jaga jarak.
Hal senada juga diungkapkan oleh, Kepala Seksi Lalulintas, Dinas Perhubungan, Hendro mengatakan program ini digagas oleh Polres Gunungkidul, untuk penerapan dilapangan pihak kepolisian berkoordinasi dengan dinas perhubungan. Harapannya meski berada di jalan, pengendara sepeda motor tetap menerapkan jaga jarak.
“Kita koordinasi dengan polres Gunungkidul,” ujarnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
