fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Jaga Jarak, Satlantas Bikin Marka Pembatas di Tiga Titik

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Aturan jaga jarak saat ini terus digalakkan oleh pemerintah. Selain pyshical distancing bagi masysrakat umum, aturan ini juga berlaju bagi pengendara sepeda motor yang berhenti saat lampu merah. Sejak Kamis (23/07/2020) kemarin aturan tersebut juga berlaku di Gunungkidul. Ada tiga titik lampu merah di kawasan Wonosari yang menerapkan jaga jarak.

KBO Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Kusnan Priyono mengatakan semula aturan jaga jarak bagi pengendara sepeda motor pada tahap uji coba ini diterapkan di simpang lima Baleharjo dan Alun-Alun Kota Wonosari. Kemudian ditambah lagi di simpang tuga Kranon, Kapanewon Kepek. Tidak menutup kemungkinan jika program tersebut dinilai efektif maka akan diperlebar ke traffic light lainnya.

Berita Lainnya  Luka Parah Usai Diseruduk Mobil, Pemotor Akhirnya Tewas

Ini merupakan program pembatas jarak bagi pengguna jalan. Nanti ada koordinasu lagi dengan Dinas Perhubungan efektif atau tidaknya dan akan ditambah atau tidak,” kata Iptu Kusnan Priyono.

Adapun dengan diterapkannya program semacam ini, diharapkan menggungah kesadaran masyarakat untuk tetap jaga jarak dimanapun berada. Mengingat sekarang ini kondisi masih belum stabil, penyebaran covid 19 masih terus terjadu. Langkah ini dianggap tepat untuk mengedukasi masyarakat.

Penerapan program jaga jarak di traffic light ini tidak hanya diterapkan du Gunungkidul saja. Beberapa daerah sejak beberapa waktu lalu pun juga menerapkan hal serupa. Dari pihak kepolisian sendiri juga berusaha melakukan pemantauan di titik-titik tersebut.

Berita Lainnya  Diburu Kolektor, Harga Motor-motor 2 Tak Langka Ini Tembus Puluhan Juta

Penerapan protokol kesehatan sekarang sangatlah diwajibkan untuk itu segala hal harus mendasar pada anjuran pemerintah,” ungkap dia.

Bedasarkan pantauan kepolisian, masyarakat yang berhenti di lampu merah ini mulai memahami dan menaati program jaga jarak.

Hal senada juga diungkapkan oleh, Kepala Seksi Lalulintas, Dinas Perhubungan, Hendro mengatakan program ini digagas oleh Polres Gunungkidul, untuk penerapan dilapangan pihak kepolisian berkoordinasi dengan dinas perhubungan. Harapannya meski berada di jalan, pengendara sepeda motor tetap menerapkan jaga jarak.

Kita koordinasi dengan polres Gunungkidul,” ujarnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler