Olahraga
Kalah Lagi Pada Pertandingan Kedua, Persig Tersingkir Dari Liga 3 DIY
Wonosari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Persig Gunungkidul harus mengubur asa untuk menjuarai Liga 3 DIY setelah kalah tipis 1-0 dari Sleman United dalam lanjutan pertandingan di babak 6 besar Liga 3 DIY pada Kamis (16/12/2021) sore. Dengan hasil ini, tim kebanggaan warga Gunungkidul ini harus rela menjadi juru kunci dan terdepak dari babak lanjutan. Penampilan Persig pada babak 6 besar sendiri sangat antiklimaks dibandingkan dengan laga-laga sebelumnya. Setelah berhasil menyapu 3 kemenangan dalam babak grup, Persig harus mendapati kenyataan kalah dalam 2 pertandingan terakhirnya. Dalam babak 6 besar ini, Persig sendiri juga tak sekalipun mencetak gol.
Sejak peluit pertandingan dimulai, Persig Gunungkidul yang menargetkan langsung berusaha mengejar gol pembuka. Namun begitu, barisan penyerang Persig tak mampu menembus kokohnya pertahanan Sleman United. Kubu Sleman United sendiri memang cukup bermain imbang atau jikapun kalah tidak 1 gol atau lebih agar dapat melenggang ke babak selanjutnya.
Bencana bagi Persig datang pada menit ke 18 manakala gawang Persig harus terbobol oleh Sleman United. Gol terebut menjadi pukulan bagi pemain Persig yang menargetkan kemenangan dalam pertandingan tersebut. Hingga babak pertama usai, Persig Gunungkidul masih tertinggal 1-0 dari Sleman United.
Pada babak kedua, Persig mencoba bermain lebih menyerang untuk mengejar ketertinggalannya. Peluang demi peluang sempat tercipta namun tidak ada yang dapat dikonversikan menjadi gol. Pertahanan kokoh Sleman United belum dapat diterobos oleh para pemain Persig Gunungkidul. Namun hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Persig kalah tipis 1-0 dan harus merelakan tiket ke semi final Liga 3 DIY.
Kepala Pelatih Persig Gunungkidul, Vitus Suharto, menyampaikan jika dalam segi permainan, Persig sebenarnya dapat mengimbangi Sleman United. Menurutnya, Persig seharusnya bisa menang dalam pertandingan tersebut. Kekalahan tersebut menjadi pembelajaran penting bagi Persig Gunungkidul untuk menatap kompetisi-kompetisi selanjutnya.
“Kita tidak kalah permainan, malahan Sleman United tidak seperti yang kita bayangkan. Para pemain hanya kurang tenang dan kehabisan bensin, yaitu bensin spirit khususnya,” ucap Vitus, Kamis malam.
Sementara itu, Ketua Supergeni, Totok Wahyudi, mengungkapkan, meskipun Persig Gunungkidul kalah dan tersingkir dari Liga 3 DIY, rasa bangga dan cinta terhadap Persig tetap tertanam di hati para Suporter Supergeni. Namun menurutnya, pertandingan melawan Sleman United bukanlah performa maksimal dari para pemain Persig.
“Kondisi lapangan hujan membuat kedua tim bermain kurang lepas. Pertandingan hari ini nggak seperti biasanya, mungkin kualitas lawan juga lebih baik,” terang Totok.
Ia berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan manajemen serta pelatih Persig karena telah membawa Persig melangkah hingga babak 6 besar Liga 3 DIY. Hal tersebut membuktikan jika Persig dapat bersaing dan mempunyai potensi untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
“Untuk ke depannya semoga lebih matang dalam mempersiapkan tim dan banyak lagi pihak yang peduli dengan Persig. Dan semoga Pemerintah Daerah bisa memulai memfasilitasi sarana dan prasarana untuk olahraga khususnya sepakbola. Terima kasih kepada manajemen, tim pelatih, official, dan semua pemain yang telah berjuang sampai saat ini,” tutup Totok.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
