Connect with us

Sosial

Kasus Demam Berdarah Mulai Alami Trend Kenaikan di Awal Musim Penghujan Ini

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Gunungkidul mengalami trend kenaikan pada awal musim penghujan ini. Meski masih belum terbilang signifikan, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai mewabahnya pernyakit mematikan ini. Sulitnya memberantas penyakit yang disebabkan nyamuk aides aigepty ini disebut akibat dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan, dalam empat bulan terakhir, jumlah kasus DBD memang mengalami kecenderungan peningkatan berdasarkan data yang masuk ke pihaknya. Meski demikian, ia meminta masyarakat tak perlu panik lantaran kenaikan yang terjadi masih dinilai tidak signifikan.

Ia beberkan lebih detail, pada bulan Agustus 2018 tercatat ada 5 kasus, berlanjut masing-masing 10 kasus pada bulan September dan Oktober 2018. Sedangkan memasuki musim penghujan sampai November ini naik menjadi 15 kasus.

Berita Lainnya  Berkas Lengkap, Lurah Baleharjo Ditahan Kejari Gunungkidul

“Meski belum signifikan akan tetapi tetap menjadi perhatian kami,” ujar Priyanta, Kamis (05/12/2018) siang.

Ia mengatakan, adapun masih terjadinya kasus DBD selama ini lantaran kesadaran masyarakat masih sangat rendah. Seharusnya, kontinuitas dalam gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilakukan setiap saat dan berkelanjutan untuk mencegah DBD.

“Biasanya ketika kasus DBD menurun atau cenderung lebih kecil dari waktu sebelumnya, masyarakat kadang menjadi lengah. Sebaliknya ketika kasus melonjak dan menyebar maka gerakan PSN meningkat,” kata dia.

Pihak Pemkab sendiri dikatakan Priyanta telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 443/3883 untuk upaya pencegahan dan penanggulangan DBD. Selain itu, masyarakat dihimbau melakukan gerakan satu rumah satu kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Berita Lainnya  Tanggulangi Kekeringan, Dinsos Turut Salurkan Ratusan Tangki Air Bersih

Selain penyakit demam berdarah, beberapa potensi penyakit lain juga dikhawatirkan muncul saat musim penghujan ini diantaranya penyakit diare, atau penyakit pencernaan lainnya.

“Kadang juga batuk dan pilek menjadi hal yang perlu diperhatikan,” imbuh dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular, Dinkes Gunungkidul, Sukari mengaku telah memberikan himbauan kepada masyarakat terkait dengan pencegahan maupun antisipasi demam berdarah.

“Kami sudah himbau ke masyarakat juga. Setidaknya saat ini dalam satu minggu sekali ada gerakan kebersihan. Saat ini juga cenderung turun dari tahun lalu. Semoga sampai besok tidak bertambah lagi,” kata Sukari.

Ia mengatakan kasus yang paling banyak terjadi pada 2016 dimana kasus demam berdarah yang terjadi mencapai angka 1.184 kasus, untuk tahun ini hingga September baru ada 81 kasus.

Berita Lainnya  Pelarangan Mudik, Pengusaha Angkutan Darat Kian Terpukul

“Itu (tahun 2016) dimungkinkan karena pengaruh siklus lima tahunan biasanya banyak terjadi kasus,” katanya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler