Pemerintahan
Kunjungi Program Sapi Wajib Bunting, Bupati Beri Nama Calon Bayi Sapi
Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Program upaya khusus (upsus) sapi indukan wajib bunting (siwab) terus digenjot oleh jajaran Pemkab Gunungkidul. Program yang merupakan bagian dari program nasional tersebut bertujuan untuk meningkatkan populasi dan produksi ternak rumanansia besar di Gunungkidul.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Ir. Bambang Wisnu Broto menyampaikan bahwa pada tahun 2017 silam, pihaknya telah berhasil melakukan pemberian Inseminasi Buatan (IB) kepada 42.097 sapi dari target sebanyak 45.000 ekor akseptor , dengan target bunting 38.000 sapi. Hingga akhir 2017 lalu terdapat 1.251 sapi yang melahirkan.
"Masih didominasi sapi bukan putih. Untuk sapi putih ada 15.480 sedangkan non putih ada 27.846 sudah mendapatkajln pelayanan IB," kata Bambang di sela acara Upsus Siwab di Padukuhan Keblak, Desa Ngeposari, Kecamatan Semanu pada Senin (05/02/2018) siang tadi.
Dikatakan Bambang, dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Ngeposari tersebut dilakukan untuk mendorong minat masyarakat peternak dalam mendapatkan IB gratis kepada sejumlah sapi betina produktif milik mereka. Tak hanya mendapatkan IB secara gratis, para peternak juga bisa melakukan pengecekan kesehatan ternaknya tanpa dipungut biaya.
"Kita ingin membangun rasa kesadaran masyarakat terhadap kesehatan hewan ternak, terutama sapi betina produktif," imbuh dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Hj Badingah yang juga turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan populasi sapi di Kabupaten Gunungkidul. Selama ini menurut Bupati, Gunungkidul merupakan gudangnya sapi di DIY.
"Ini tetap harus kita pertahankan. Sebab dari dulu sesuai tradisi masyarakat setempat, jika masyarakat sudah tercukupi bahan pangannya, ternak yang banyak itu akan menciptakan rasa bahagia," kata Bupati.
Pada kegiatan ini, Badingah juga berkeliling melakukan pengecekan langsung terhadap sapi-sapi betina produktif yang telah mendapatkan program IB dari pemerintah. Bupati juga sempat memberikan nama kepada anak calon sapi yang mendapatkan program IB. Sapi beruntung itu dinamai Bupati dengan nama Andini Lestari.
"Andini itu artinya sapi, sedangkan Lestari itu banyak dan berkembang biak. Ya ini merupakan doa agar sapi di Gunungkidul bisa banyak dan terus berkembang biak sehingga bisa memberikan kesejahteraan bagi warga Gunungkidul," pungkas Bupati.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized2 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa22 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
