Peristiwa
Laka Maut di Jalur Tengkorak, Pemotor Vespa Tewas Terlindas Mobil
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jalur maut Jalan Wonosari-Jogja yang memang menjadi jalur tengkorak di Gunungkidul kembali meminta korban jiwa. Seorang pemotor tewas dalam kondisi mengenaskan setelah mengalami kecelakaan di jalur tersibuk di Gunungkidul pada Minggu (23/09/2018) pagi. Pemotor naas tersebut tewas mengenaskan dengan luka parah pada bagian kepala usai terlidas kendaraan roda empat. Diduga, ia menjadi korban tabrak lari pengguna jalan yang tidak bertanggung jawab.
Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Ipda Soni mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Bermula ketika sepeda motor Vespa dengan nomor polisi AB 4860 EA yang dikendarai oleh Rahadian Yudho Angkoso (34) warga Desa Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Yogyakarta melaju dari arah Jogja menuju Wonosari.
“Kita medapat informasi bahwa dia merupakan anggota rombongan yang hendak mengikuti pengajian,” kata Soni, Minggu siang.

Seoeda motor Vespa milik korban yang diamankan petugas pasca kecelakaan maut
Ia menambahkan, sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Watukondo, Padukuhan Ngepung, Desa Bunder, Kecamatan Patuk, korban tiba-tiba terjatuh. Apesnya, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya. Sudah dekatnya jarak di antara kendaraan tersebut sementara kecepatan yang sangat tinggi membuat pengemudi mobil yang tak diketahui identitasnya tersebut tak sempat menghindar. Mobil itu kemudian menabrak korban.
“Diduga korban terlindas ban mobil, karena kepalanya mengalami luka cukup serius. Bisa dikatakan pecah,” imbuhnya.

Soni mengatakan, akibat luka yang diderita, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Oleh polisi dan masyarakat yang berdatangan ke lokasi kejadian, jenazah korban lalu dibawa menuju RSUD Wonosari untuk dilakukan visum.
Ia menambahkan, benturan dengan mobil itu diduga menjadi penyebab utama korban meninggal dunia. Hal ini lantaran sepeda motor korban bisa dikatakan tidak mengalami kerusakan yang berarti. Vespa keluaran anyar berwarna oranye tersebut masih utuh dan minim kerusakan.
Menurut Soni, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan termasuk dalam kaitannya memburu identitas kendaraan maupun pengemudi yang tidak bertanggung jawab tersebut. HIngga saat ini, pihaknya memang belum mengetahui identitas kendaraan tersebut.
“Kita kumpulkan keterangan dari saksi, hingga petunjuk-petunjuk lain. Semoga segera terungkap,” tutupnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
