fbpx
Connect with us

Peristiwa

Laka Maut di Jalur Tengkorak, Pemotor Vespa Tewas Terlindas Mobil

Published

on

Patuk,(pidjar.com)–Jalur maut Jalan Wonosari-Jogja yang memang menjadi jalur tengkorak di Gunungkidul kembali meminta korban jiwa. Seorang pemotor tewas dalam kondisi mengenaskan setelah mengalami kecelakaan di jalur tersibuk di Gunungkidul pada Minggu (23/09/2018) pagi. Pemotor naas tersebut tewas mengenaskan dengan luka parah pada bagian kepala usai terlidas kendaraan roda empat. Diduga, ia menjadi korban tabrak lari pengguna jalan yang tidak bertanggung jawab.

Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Ipda Soni mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Bermula ketika sepeda motor Vespa dengan nomor polisi AB 4860 EA yang dikendarai oleh Rahadian Yudho Angkoso (34) warga Desa Cokrodiningratan, Kecamatan Jetis, Yogyakarta melaju dari arah Jogja menuju Wonosari.

“Kita medapat informasi bahwa dia merupakan anggota rombongan yang hendak mengikuti pengajian,” kata Soni, Minggu siang.

Seoeda motor Vespa milik korban yang diamankan petugas pasca kecelakaan maut

Ia menambahkan, sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di Watukondo, Padukuhan Ngepung, Desa Bunder, Kecamatan Patuk, korban tiba-tiba terjatuh. Apesnya, pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya. Sudah dekatnya jarak di antara kendaraan tersebut sementara kecepatan yang sangat tinggi membuat pengemudi mobil yang tak diketahui identitasnya tersebut tak sempat menghindar. Mobil itu kemudian menabrak korban.

“Diduga korban terlindas ban mobil, karena kepalanya mengalami luka cukup serius. Bisa dikatakan pecah,” imbuhnya.

Soni mengatakan, akibat luka yang diderita, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Oleh polisi dan masyarakat yang berdatangan ke lokasi kejadian, jenazah korban lalu dibawa menuju RSUD Wonosari untuk dilakukan visum.

Ia menambahkan, benturan dengan mobil itu diduga menjadi penyebab utama korban meninggal dunia. Hal ini lantaran sepeda motor korban bisa dikatakan tidak mengalami kerusakan yang berarti. Vespa keluaran anyar berwarna oranye tersebut masih utuh dan minim kerusakan.

Menurut Soni, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan termasuk dalam kaitannya memburu identitas kendaraan maupun pengemudi yang tidak bertanggung jawab tersebut. HIngga saat ini, pihaknya memang belum mengetahui identitas kendaraan tersebut.

“Kita kumpulkan keterangan dari saksi, hingga petunjuk-petunjuk lain. Semoga segera terungkap,” tutupnya.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler