fbpx
Connect with us

Peristiwa

Luka Parah di Kepala, Pelajar SMP Yang Alami Kecelakaan di Ponjong Akhirnya Meninggal Dunia

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Insiden kecelakaan yang terjadi antara sepeda motor dan truk pada Senin (15/07/2019) pagi tadi di Jalan Gombang-Semanu, tepatnya di Padukuhan Pakrandu, Desa Gombang, Kecamatan Ponjong akhirnya memakan korban jiwa. Meski sempat mendapatkan penanganan dari tim medis dan bahkan 2 kali mendapatkan rujukan, nyawa Ragil Diofanri Erlan Saputra (12) warga Padukuhan Tejo, Desa Pucanganom, Kecamatan Rongkop tak bisa diselamatkan. Pelajar yang baru masuk SMP ini dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter akibat luka-luka yang dideritanya. Saat ini penanganan kasus kecelakaan sendiri masih dilakukan oleh anggota Polsek Ponjong dan akan segera dilimpahkan ke Polres Gunungkidul.

Anggota Piket Unit Laka Polres Gunungkidul, Bripka Anggun Heri menjelaskan, kondisi korban terus memburuk pasca terlibat kecelakaan. Walaupun sejumlah upaya medis telah diberikan, bocah tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

“Korban sendiri memang sempat mendapatkan penanganan dari tim medis, namun kemudian kondisinya terus memburuk dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” kata Bripka Anggun Heri, Senin (15/07/2019) siang.

Adapun berdasarkan pengamatan oleh pihak kepolisian dan hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal dunia disebabkan cidera kepala yang dialami cukup serius. Luka di bagian kepala itulah yang diduga menjadi penyebab utama meninggalnya korban. Di sisi lain, selain luka di kepala, korban juga mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Namun ketika disinggung mengenai korban saat berkendara menggunakan helm atau tidak, pihaknya belum dapat berkomentar banyak.

Berita Lainnya  Mobil Hantam Motor dan Pangkalan Ojek, 1 Korban Kritis

“Belum tahu pakai helm atau tidak. Kami belum bisa memastikan,” imbuh dia.

Lantaran sampai merenggut nyawa, penanganan kasus ini akan dilimpahkan ke Unit Laka Polres Gunungkidul. Sebelumnya, kasus kecelakaan lalu lintas sendiri ditangani oleh Polsek Ponjong. Namun menurut Anggun, hingga saat ini, penanganan sendiri masih dilakukan Polsek Ponjong. Pihaknya belum menerima pelimpahan.

“Nantinya kalau sudah dilimpahkan akan kami dalami. Bagaimana kronologi pasti dan penyebabnya apa. Ini sekarang masih dilengkapi oleh Polsek Ponjong,” tambah Anggun.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan mengatakan, jika pihaknya sendiri belum mengetahui secara pasti kronologi kecelakaan yang melibatkan seorang pelajar dibawah umur tersebut. Jika telah dilakukan pelimpahan berkas, anggota terkait pemeriksaan sejumlah saksi dan pengumpulan bukti-bukti.

Berita Lainnya  Ada Temuan Perbedaan Data di Tingkat PPK, Petugas Cek Ulang Jumlah Perolehan Suara

“Belum ada pelimpahan, kalau sudah akan dipelajari,” ucap dia.

Dari pihak kepolisian sendiri sebenarnya telah memberikan himbauan bagi masyarakat, jika anak-anak lebih baik tidak dilepas membawa sepeda motor sendiri. Hal ini mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Meningat anak-anak sendiri belum dapat menguasai dan memperhitungkan kecepatan dengan baik.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Gombang-Semanu pada Senin pagi tadi. Saat itu, Ragil yang mengendarai sepeda motor Honda Beat melaju ke arah Semanu. Di lokasi kejadian yang merupakan sebuah tikungan, Ragil yang memacu motornya dalam kecepatan cukup tinggi tiba-tiba oleng. Sepeda motornya melaju di lajur berlawanan.

Naas, dari arah Semanu melaju pula kendaraan truk bernopol E 9356 HB yang dikemudikan oleh Sigit Setiawan (25) warga Padukuhan Papringan, Desa Tileng, Kecamatan Girisubo. Jarak yang terlalu dekat kemudian membuat tabrakan diantara kedua kendaraan tersebut tak terhindarkan. Ragil yang sampai terpental sejauh beberapa meter langsung mengalami luka parah dan dilarikan ke RS Pelita Husada dan selanjutnya dirujuk ke RSUD Wonosari.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler