Sosial
Membanggakan, Kalurahan Banaran Dinobatkan Sebagai Forum Anak Desa Terbaik
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sesuai dengan arahan dan program dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk melakukan pemenuhan hak-hak anak, pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus mendorong masyarakat dalam memberikan arahan dan pengetahuan bagi anak. Sebagai contoh, di tingkat kalurahan (desa) beberapa tahun terakhir mulai dikembangkan forum anak.
Dengan forum semacam ini, diharapkan anak dapat berinteraksi dengan mereka yang sesuai usianya. Kemudian mereka juga dapat mengembangkan ide dan kreatifitas serta mendapatkan pengalaman yang lebih lagi. Forum desa anak yang belakangan menjadi percontohan yakni forum anak desa di Kalurahan Banaran, Kapanewon Playen.
Forum ini telah terbentuk sejak 2016 lalu, pemerintah kalurahan dan masyarakat bersinergi dalam pemenuhan hak dan kewajiban. Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan juga melibatkan anak untuk memberikan edukasi ini, bahkan dalam DAFA Award beberapa hari lalu, Banaran mendapat penghargaan sebagai Forum Anak Desa Terbaik.
Carik Banaran, Andi Setiawan mengatakan, untuk terus mengembangkan forum anak menjadi lebih baik memang tidak mudah. Membutuhkan komitmen yang luar biasa untuk mendukung program ini. Ada beragam kegiatan yang diberikan secara rutin, sehingga anak memiliki ruang gerak tersendiri untuk mendapatkan yang mereka mau.
“Kita ada beragam kegiatan. Forum kami ini sudah terbentuk sejak 2016 lalu,”kata Andi Setiawan, Minggu (30/08/2020).

Adapun yang terus dikembangkan oleh kalurahan ini dalam memperhatikan anak-anak yakni diadakan belajar sambil bermain misalnya mengenal keberagaman yang ada di sekitar, bekerjasama dengan perpustakaan keliling untuk anak gemar membaca. Kemudian memberikan waktu kepada anak agar bermain semau mereka tanpa menggunakan gadget yang mereka miliki.
“Bermain tanpa gadget itu sangat penting mengurangi ketergantungan mereka. Kita juga sering ada kegiatan yang juga mengenalkan dan melestarikan permainan tradisional. Jadi anak-anak lebih tahu mainan tradisional,”tambahnya.
Forum untuk anak ini dibentuk juga sebagai langkah pemerintah mengantisipasi terjadinya kekerasan terhadap anak. Tak jarang di Gunungkidul masih sering ditemukan adanya kekerasan verbal, seksual dan lainnya yang dihadapi oleh anak-anak. Pendampingan juga diberikan dengan menggandeng lembaga khusus ataupun dari pemerintah.
“Pemenuhan hak anak juga dikampanyekan. Selain itu kita juga sering ikut kegiatan di luar,” imbuh dia.
Untuk bidang lainnya, anak juga diajarkan mengenai program pemilu anak. Dengan begitu anak susah ada gambaran bagaiaman berdemokrasi yang baik. Mengingat nantinya mereka lah yang mrnjadi generasi penerus.
“Untuk penghargaan sendiri Alhamdulillah kita dapat pada Kategori Forum Anak Desa Terbaik. Pencapaian yang tidak mudah, ini menjadi tantangan terssndiri di mana kegiatan diupayakan tetap berjalan tapi tetap sesuai dengan protokil kesehatan,” papar Andi.
“Kalau untuk evaluasi dan inovasi itu terus dilakukan agar anak lebih aktif dan tertarik,” tutupnya.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
