fbpx
Connect with us

Pariwisata

Minim Komplain Terkait Layanan, Jumlah Wisatawan Libur Lebaran Lebihi Target

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul merasakan dampak positif pasca libur lebaran tahun 2019. Pasalnya, usai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata terpenuhi, pemerintah juga masih mendapatkan Rp 1,26 Miliar tambahan pada satu minggu setelah libur lebaran tiba. Kawasan wisata pantai disebut masih menjadi penyumbang terbanyak PAD pariwisata Gunungkidul.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, PAD pariwisata pada musim libur lebaran tahun ini berhasil dicapai pihaknya pada angka Rp 1,78 Miliar dari target Rp 1,3 Miliar. Hal tersebut tentu menjadi capaian yang cukup membanggakan lantaran jumlah hari libur sangatlah singkat.

“Dari tanggal 5 Juni 2019 sampai 9 Juni 2019 kita bisa capai target,” kata Asti, Senin (17/06/2019).

Ia menambahkan, prediksi menurunnya jumlah kunjungan wisatawan pada 10 Juni 2019 lantaran bersamaan dengan puncak arus balik justru tidak begitu berpengaruh signifikan terhadap jumlah kunjungan. Pasalnya, pasca tanggal 10 Juni 2019 hingga 16 Juni 2019 pihaknya mendapatkan PAD pariwisata lebih dari Rp 1 Miliar.

Berita Lainnya  Menikmati Sensasi Gugusan Karang Super Indah di Pantai Mbirit

“Dari 5 Juni sampai 16 Juni ada total 375.367 pengunjung atau Rp 3,04 Miliar. Kalau dihitung usai libur lebaran ada tambahan Rp 1,26 Miliar,” terang Asti.

Ia menjelaskan, meningkatnya kunjungan pariwisata ini merupakan dampak dari libur lebaran kemarin. Dimungkinkan, para wisatawan merasa puas dengan pelayanan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama pelaku wisata sehingga mereka mau datang kembali.

“Patut disyukuri, karena PAD pariwisata cukup lumayan,” kata dia.

Ia menambahkan, jumlah kunjungan wisatawan terbanyak masih didominasi pantai. Sebab, saat ini kondisi alam sangat mendukung serta munculnya destinasi wisata baru yang mulai dilengkapi dengan fasilitas pendukung.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata, Harry Sukmono mengatakan, sampai dengan saat ini pihaknya tidak menerima komplain terkait buruknya pelayanan pelaku wisata. Menurutnya hal ini lantaran adanya evaluasi serta pembenahan pelayanan.

Berita Lainnya  Lima Kuliner Klangenan Gunungkidul yang Membuat Wisatawan Ingin Kembali

“Tidak ada laporan terkait keluhan wisatawan,” ujar Harry ketika disinggung mengenai komplain terkait harga yang tidak wajar serta adanya paksaan menyewa tikar seperti beberapa tahun lalu.

 

Klik untuk Komentar

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler