fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ngaku Sedang Ganti Pembalut di Hotel, Sepasang Remaja Menangis Histeris Saat Terjaring Razia

Published

on

Purwosari,(pidjar.com)–Teriakan histeris mewarnai razia gabungan Satpol PP DIY dan Satpol PP Gunungkidul di sejumlah hotel di kawasan Desa Girijati, Kecamatan Purwosari pada Kamis (30/08/2018) siang tadi. Seorang remaja putri menangis dan menolak diamankan saat kedapatkan berada di dalam kamar bersama pasangannya. Meski terus meronta, gadis tersebut bersama pasangannya tetap diamankan oleh petugas menuju kantor Satpol PP DIY. Dalam razia kali ini, petugas memang hanya mendapati satu orang pasangan yang diduga melakukan tindakan mesum di dalam kamar hotel.

Pantauan di lokasi, puluhan anggota Pol PP DIY dan Pol PP Gunungkidul mulai melakukan razia sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah petugas kemudian disebar untuk memeriksa seluruh penginapan yang ada di wilayah Girijati, Kecamatan Purwosari.

Ratusan kamar didatangi yang didatangi petugas diketahui kosong tanpa penghuni. Operasi pun nyaris dihentikan lantaran tidak menuai hasil.

Namun kemudian saat tiba di sebuah kamar, petugas melihat ada aktifitas di dalamnya. Petugas kemudian langsung melakukan penyergapan. Di dalam kamar, terdapat sepasang remaja. Dari penampakan fisiknya, kedua remaja tersebut masih berusia belasan tahun,

Berita Lainnya  Sat Pol PP Tertibkan PKL di Alun-alun Wonosari

Sepasang remaja itu sempat menolak untuk diamankan. Keduanya beralasan hanya menggunakan fasilitas toilet di penginapan tersebut.

Petugas tidak begitu saja percaya dengan apa yang disampaikan, keduanya pun kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan. Saat diperiksa, mereka enggan untuk memberikan identitas. Bahkan perempuan tersebut sempat menangis histeris. Gadis yang terjaring razia itu mengaku hanya mampir untuk ganti pembalut.

"Mereka tidak mau ngaku namanya siapa. Keduanya juga tidak membawa kartu pengenal," kata salah satu petugas dari Sat Pol PP Gunungkidul yang mencoba melakukan pendataan, Rosita.

Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Sat Pol PP DIY, Sumantri mengatakan, sepasang belia tersebut akan dibawa ke Kantor Pol PP DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal tersebut dilakukan lantaran keduanya diduga telah melanggar Perda No 18 Tahun 1954.

Berita Lainnya  Depresi Karena Digerogoti Penyakit, Warga Ngloro Ditemukan Tewas Gantung Diri

"Mereka kita amankan karena tidak membawa kartu identitas atau tanda pengenal lainnya. Selain itu juga kita bawa untuk diperiksa untuk membuktikan mereka melanggar Perda atau tidak," kata Sumantri.

Ia menambahkan, untuk penyelesaian masalah tersebut nantinya menunggu hasil dari BAP yang dilakukan. Tidak menutup kemungkinan, kedua orang tersebut bakal menjalani sidang di Pengadilan Negeri.

"Kita lihat nanti pelanggarannya seberapa berat, yustisi atau non yustisi. Kalau ada asusila nanti bisa saja disidangkan. Saat ini kita bina dulu," lanjut dia.

Sumantri menjelaskan, razia ini merupakan kegiatan rutin yang saat ini dilakukan bersama dengan Sat Pol PP Gunungkidul. Giat serupa akan terus dilakukan untuk menegakkan Perda serta menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler