Peristiwa
Ngaku Sedang Ganti Pembalut di Hotel, Sepasang Remaja Menangis Histeris Saat Terjaring Razia
Purwosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Teriakan histeris mewarnai razia gabungan Satpol PP DIY dan Satpol PP Gunungkidul di sejumlah hotel di kawasan Desa Girijati, Kecamatan Purwosari pada Kamis (30/08/2018) siang tadi. Seorang remaja putri menangis dan menolak diamankan saat kedapatkan berada di dalam kamar bersama pasangannya. Meski terus meronta, gadis tersebut bersama pasangannya tetap diamankan oleh petugas menuju kantor Satpol PP DIY. Dalam razia kali ini, petugas memang hanya mendapati satu orang pasangan yang diduga melakukan tindakan mesum di dalam kamar hotel.
Pantauan di lokasi, puluhan anggota Pol PP DIY dan Pol PP Gunungkidul mulai melakukan razia sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah petugas kemudian disebar untuk memeriksa seluruh penginapan yang ada di wilayah Girijati, Kecamatan Purwosari.
Ratusan kamar didatangi yang didatangi petugas diketahui kosong tanpa penghuni. Operasi pun nyaris dihentikan lantaran tidak menuai hasil.
Namun kemudian saat tiba di sebuah kamar, petugas melihat ada aktifitas di dalamnya. Petugas kemudian langsung melakukan penyergapan. Di dalam kamar, terdapat sepasang remaja. Dari penampakan fisiknya, kedua remaja tersebut masih berusia belasan tahun,
Sepasang remaja itu sempat menolak untuk diamankan. Keduanya beralasan hanya menggunakan fasilitas toilet di penginapan tersebut.

Petugas tidak begitu saja percaya dengan apa yang disampaikan, keduanya pun kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan. Saat diperiksa, mereka enggan untuk memberikan identitas. Bahkan perempuan tersebut sempat menangis histeris. Gadis yang terjaring razia itu mengaku hanya mampir untuk ganti pembalut.
"Mereka tidak mau ngaku namanya siapa. Keduanya juga tidak membawa kartu pengenal," kata salah satu petugas dari Sat Pol PP Gunungkidul yang mencoba melakukan pendataan, Rosita.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Sat Pol PP DIY, Sumantri mengatakan, sepasang belia tersebut akan dibawa ke Kantor Pol PP DIY untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal tersebut dilakukan lantaran keduanya diduga telah melanggar Perda No 18 Tahun 1954.
"Mereka kita amankan karena tidak membawa kartu identitas atau tanda pengenal lainnya. Selain itu juga kita bawa untuk diperiksa untuk membuktikan mereka melanggar Perda atau tidak," kata Sumantri.
Ia menambahkan, untuk penyelesaian masalah tersebut nantinya menunggu hasil dari BAP yang dilakukan. Tidak menutup kemungkinan, kedua orang tersebut bakal menjalani sidang di Pengadilan Negeri.
"Kita lihat nanti pelanggarannya seberapa berat, yustisi atau non yustisi. Kalau ada asusila nanti bisa saja disidangkan. Saat ini kita bina dulu," lanjut dia.
Sumantri menjelaskan, razia ini merupakan kegiatan rutin yang saat ini dilakukan bersama dengan Sat Pol PP Gunungkidul. Giat serupa akan terus dilakukan untuk menegakkan Perda serta menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized6 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
