Connect with us

Pemerintahan

OPD Minim Unggahan di Website, Pemkab Ancam Tak Bayarkan Tunjangan Penuh

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Keaktifan suatu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gunungkidul mengelola website bakal menjadi indikator baru dalam pemberian tunjangan kinerja pada tahun 2019 ini. Nantinya bagi instansi yang tidak memenuhi ketentuan, akan diberikan sanksi berupa tidak mendapatkan tunjangan 100 persen penuh. Dengan adanya peraturan anyar ini, diharapkan nantinya OPD-OPD yang ada akan bisa lebih serius dalam menggarap website milik mereka. Sebuah hal yang saat ini belum dilakukan lantaran masih kosongnya web-web yang ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan, penilaian yang dilakukan pihaknya nantinya mencakup terkait keaktifan website, keuangan, perencanaan, kearsipan dan kepegawaiannya. Website juga akan dinilai dalam penyajian informasi.

“Apakah real time menyajikan informasi atau tidak. Jika tidak, maka tidak akan mendapatkan tunjangan 100 persen. Saya sudah perintahkan kepada semua OPD agar selalu mengupdate isi dari website, paling tidak 2 sampai 3 artikel per harinya. Jangan harap kalau website saja tidak update akan mendapatkan tunjangan 100 persen,” katanya, Jumat (11/01/2019).

Penambahan indikator penilaian kerja ini ditetapkan dengan harapan nantinya tidak ada lagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja seenaknya sendiri. Nantinya jika ada OPD yang menerima tunjangan kinerja tidak 100 persen maka selisihnya akan diberikan kepada OPD yang bekerja secara maksimal.

Berita Lainnya  Tindak Lanjuti Instruksi Sultan Pasca Polemik Pemakaman di Kotagede, Forkompimda Kompak Jaga Toleransi di Gunungkidul

“Misalnya saya kinerja hanya 80 persen, maka saya hanya mendapatkan tunjangan kinerja sebanyak 80 persen. Lalu selisihnya yang 20 persen tadi akan ditambahkan kepada OPD yang kerjanya maksimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) telah melakukan pendampingan kepada seluruh OPD yang ada di Gunungkidul terkait pengisian web. Dengan adanya pendampingan ini, masing-masing personel di OPD yang ada di lingkungan Pemkab Gunungkidul mampu memanfaatkan penggunaan aplikasi, hingga pengambilan foto kegiatan dan mempublikasikannya kepada masyarakat melalui website yang mereka kelola.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pelayanan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dinas Kominfo Gunungkidul, Kelik Yuniantoro mengatakan, sejak diluncurkan pada tahun lalu website yang ada di OPD saat ini masih pasif. Sedikitnya ada 20 OPD yang telah memiliki website, namun dalam satu tahun informasi yang diberikan melalui masing-masing website di tiap OPD tersebut masih bisa dihitung dengan jari.

Berita Lainnya  Ketersediaan Kamar Menipis, 44 Pasien Covid-19 di Gunungkidul Jalani Isolasi Mandiri

“Dari data yang sudah masuk, Dinas Kebudayaan paling banyak memposting informasi yaitu sebanyak 281, disusul Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak sebanyak 89 berita, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 62, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 38 berita, dan Inspektorat Daerah ada 32 berita,” paparnya.

Untuk jumlah unggahan di OPD lainnya dirasa masih sangat minim karena berbagai kendala satu diantaranya adalah persoalan Sumber Daya Manusia (SDM). Namun untuk tahun ini, aktifitas website menjadi penilaian, dan saat ini menunggu peraturan bupati yang masih dalam proses pembahasan.

“Tahun ini tiap bulannya OPD ditarget untuk mengunggah 5 berita di websitenya,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata17 jam yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis3 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler