fbpx
Connect with us

Pariwisata

Pedagang di Obyek Wisata Bakal Disanksi Jika Naikkan Harga Sembarangan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menghimbau kepada pelaku usaha wisata di seluruh obyek wisata agar tidak memanfaatkan monentun libur akhir tahun dengan mematok harga makanan atau lainnya dengan harga yang tidak wajar. Penerapan sanksi pun akan dilakukan jika terdapat pedagang yang sengaja mematok harga diluar kewajaran, hal tersebut dilakukan sebagai efek jera.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan pihak dinas telah menyerukan kepada para pelaku usaha wisata agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran. Pihaknya meminta agar para pedagang memasang price list atau daftar harga di masing-masing tempat usahanya.

Pemasangan daftar harga tersebut sudah sepantasnya dilakukan, dengan begitu wisatawan akan menyesuaikan dengan kemampuan mereka saat memesan makanan ataupun barang lainnya.

Berita Lainnya  Menikmati Keindahan Pantai Nglimun, Pantai Mungil yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan

“Jangan sampai mengecewakan wisatawan karena harga yang justru di luar kewajaran,” papar Hary Sukmono, Kamis (30/12/2021).

Pihaknya juga menghimbau agar para pelaku usaha wisata tetap mengedepankan pelayanan yang optimal dan patuh terhadap prokes. Adapun dari dinas sendiri akan melakukan pengawasan serta pemantauan berkaitan dengan harga ataupun protokol kesehatan.

“Jika ada yang mematok harga diluar kewajaran tentunya akan kami berikan sanksi peneguran bersama dengan pokdarwis,” imbuhnya.

Pelayanan optimal serta kesesuaian harga ini juga sangat berpengaruh terhadap citra wisata. Harapannya semua bisa menjaga citra wisata dan daerah yang baik. Pada libur pergantian tahun ini dimungkinkan wisatawan dari luar daerah akan banyak masuk, skema-skema untuk mengurangi kerumunan sudah diterapkan oleh pemerintah dan jajaran lainnya.

Berita Lainnya  Bakmi Kadin dan Bajigur, Sejoli yang Tak Terpisahkan

Seperti halnya yang diungkapkan oleh Kapolsek Tanjungsari, Iptu Wawan Anggoro. Petugas gabungan akan melakukan pengecekan di titik-titik tertentu, pengecekan ini dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk dengan screening bagi rombongan motor ataupun anak muda.

“Operasi miras dan sajam pasti akan kami lakukan,” ujar dia.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler