Pariwisata
Pedagang di Obyek Wisata Bakal Disanksi Jika Naikkan Harga Sembarangan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul menghimbau kepada pelaku usaha wisata di seluruh obyek wisata agar tidak memanfaatkan monentun libur akhir tahun dengan mematok harga makanan atau lainnya dengan harga yang tidak wajar. Penerapan sanksi pun akan dilakukan jika terdapat pedagang yang sengaja mematok harga diluar kewajaran, hal tersebut dilakukan sebagai efek jera.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengungkapkan pihak dinas telah menyerukan kepada para pelaku usaha wisata agar tidak menaikkan harga di luar kewajaran. Pihaknya meminta agar para pedagang memasang price list atau daftar harga di masing-masing tempat usahanya.
Pemasangan daftar harga tersebut sudah sepantasnya dilakukan, dengan begitu wisatawan akan menyesuaikan dengan kemampuan mereka saat memesan makanan ataupun barang lainnya.
“Jangan sampai mengecewakan wisatawan karena harga yang justru di luar kewajaran,” papar Hary Sukmono, Kamis (30/12/2021).
Pihaknya juga menghimbau agar para pelaku usaha wisata tetap mengedepankan pelayanan yang optimal dan patuh terhadap prokes. Adapun dari dinas sendiri akan melakukan pengawasan serta pemantauan berkaitan dengan harga ataupun protokol kesehatan.
“Jika ada yang mematok harga diluar kewajaran tentunya akan kami berikan sanksi peneguran bersama dengan pokdarwis,” imbuhnya.
Pelayanan optimal serta kesesuaian harga ini juga sangat berpengaruh terhadap citra wisata. Harapannya semua bisa menjaga citra wisata dan daerah yang baik. Pada libur pergantian tahun ini dimungkinkan wisatawan dari luar daerah akan banyak masuk, skema-skema untuk mengurangi kerumunan sudah diterapkan oleh pemerintah dan jajaran lainnya.
Seperti halnya yang diungkapkan oleh Kapolsek Tanjungsari, Iptu Wawan Anggoro. Petugas gabungan akan melakukan pengecekan di titik-titik tertentu, pengecekan ini dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk dengan screening bagi rombongan motor ataupun anak muda.
“Operasi miras dan sajam pasti akan kami lakukan,” ujar dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
