fbpx
Connect with us

Peristiwa

Pencarian Hari Kedua Nelayan Tenggelam di Pantai Nampu, Tim SAR Kerahkan Puluhan Personel

Diterbitkan

pada tanggal

Girisubo,(pidjar.com)–Tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban kecelakaan laut di perairan Pantai Nampu, Kecamatan Girisubo. Usai kapalnya terbalik dihantam ombak pada Selasa (26/11/2019) kemarin, Pujiono (40) dan Deni Setiawan (13) keduanya warga Nglaban, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo memang tak berhasil menyelamatkan diri. Hingga saat ini, masih belum diketahui nasib dari kedua korban yang diketahui merupakan bapak dan anak ini. Pada pencarian hari ke-2, tim SAR beserta petugas gabungan dan masyarakat mengerahkan puluhan personel yang melakukan pencarian dari darat dan laut.

Ketua SAR Satlinmas Wilayah I, Sunu Handoko memaparkan, kedua korban dinyatakan hilang sejak Selasa (27/11/2019) siang kemarin. Pujiono dan Deni tenggelam di perairan lepas usai kapal yang digunakan untuk menjala ikan terbalik. Pihaknya sempat melakukan pencarian namun belum juga menemukan hasil.

“Kemarin pencarian dihentikan sekitar pukul 17.30 WIB. Hari ini kita mulai lagi sejak pukul 05.00 WIB pagi tadi. Tapi hingga saat ini hasilnya masih nihil,” kata Sunu.

Sejak pagi tadi, pihaknya berusaha melakukan pencarian baik melalui jalur darat maupun laut. Untuk jalur darat personil melakukan penyisiran di sepanjang tebing di sekitar lokasi hilangnya kedua korban tersebut.

Berita Lainnya  Antisipasi Abu Letusan Merapi Masuk Gunungkidul, BPBD Siapkan Ribuan Masker

“Pencarian hari kedua menggunakan 2 perahu dengan kekuatan 8 personil. Penyisiran dimulai dari Pantai Nampu menuju ke barat radius 1.5 mil yang kita perkirakan sampai depan Pantai Timang,” terang dia.

Sementara itu, Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto menambahkan, pihaknya akan terus membantu upaya pencarian terhadap korban kecelakaan laut itu. Namun hingga pukul 13.00 WIB siang ini, petugas belum menemukan keberadaan korban. Pada hari ke 2 ini Tim SAR gabungan yang terlibat sebanyak 60 personil.

“Pencarian dibagi menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit). Untuk SRU 1 melakukan pencarian melalui darat dengan penyisiran lewat darat di sepanjang pantai dari Pantai Nampu ke arah barat sejauh 1 km kemudian untuk SRU 2 tim SAR gabungan melakukan pencarian laut dengan penyisiran lewat laut menggunakan 2 perahu jukung milik SAR Satlinmas wilayah 1 Sadeng dan perahu milik nelayan dari lokasi kejadian ke arah barat sejauh 1 km,” kata dia.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, dua orang korban hilang melakukan aktifitas menebar jaring pada Selasa siang sekitar pukul 11.30 WIB. Namun saat mereka menebar jaring ombak besar menghantam kapal yang mereka tumpangi sebanyak 3 kali.

Berita Lainnya  Belasan Siswi SMK Binakarya Rongkop Alami Kesurupan Massal

Keduanya sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berenang. Namun diduga lantaran tidak kuat keduanya kemudian tenggelam. Dalam kejadian ini, satu orang nelayan lainnya yang sekapal dengan para korban berhasil menyelamatkan diri.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler