Connect with us

Peristiwa

Pencurian Modus Pesan Minuman Kembali Terjadi, Pria Misterius Jarah Warung Makan

Diterbitkan

pada

Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Aksi kriminalitas saat ini semakin menjadi. Modusnya pun juga sangat bervariasi. Salah satu yang saat ini tengah marak di Gunungkidul adalah pencurian dengan modus pura-pura memesan minuman. Setelah sebelumnya beberapa waktu lalu pernah terjadi di Desa Selang, Kecamatan Wonosari, modus semacam ini kembali terjadi di Padukuhan Gembuk, Desa Tepus, Kecamatan Tanjungsari pada Senin (15/01/2018) petang kemarin. Akibat kejadian tersebut, korban harus menderita kerugian hingga mencapai jutaan rupiah.

Sebuah warung makan milik Sungkono disatroni pencuri sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, seorang laki-laki miaterius mengendarai sepeda motor Honda Beat datang dan memesan minuman kopi sebanyak 10 bungkus.

Namun karena saat itu air di termos warung makan habis, korban sempat menolak pesanan itu. Namun kemudian pria misterius tersebut membujuk agar pesanan tersebut bisa dipenuhi oleh Sungkono lantaran sudah ditunggu oleh kawan-kawannya. Tipu daya pelaku akhirnya berhasil dan Sungkono pun pulang untuk mengambil air panas di rumahnya. Korban meninggalkan pelaku seorang diri di dalam warung makannya.

Berita Lainnya  Masak Ayam, Sekeluarga Dilarikan ke Puskesmas Karena Keracunan

Selang beberapa saat kemudian, korban pun kembali ke warung. Sungkono mendapati di dalam warung, pria misterius itu sudah tidak ada lagi.

Korban yang curiga dengan hal itu langsung mengecek harta dan sejumlah barang berharga miliknya. Benar saja, dompet berisi uang sebesar Rp 1 juta dan 3 buah HP android milik korban sudah tak lagi ada di tempat semula disimpan.

Ketika dikonfirmasi, anggota Humas Polsek Tepus, Bripka Hernowo membenarkan adanya kasus pencurian dengan modus pesan minuman di wilayahnya. Anggota polsek menurut Hernowo sudah mendatangi lokasi kejadian. Meski begitu, kepada polisi, korban memutuskan untuk tidak membuat laporan secara resmi.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terutama kepada orang yang tidak dikenal,” papar dia.

Berita Lainnya  Pria 36 Tahun di Patuk Ditemukan Meninggal Gantung Diri, Diduga Depresi Masalah Ekonomi

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler