fbpx
Connect with us

Pendidikan

Persiapan ASPD, Puluhan Sekolah Mulai Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gunungkidul telah melakukan kegiatan tatap muka untuk siswa jenjang akhir atau kelas IX. Dengan adanya pertemuan tatap muka ini diharapkan para siswa lebih matang dan siap menghadapi Asessment Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Kiswara mengatakan berdasarkan laporan dari pihak sekolah ada 26 SMP yang telah menyelenggarakan kegiatan tatap muka untuk jenjang akhir. Jumlah ini dimungkinkan masih bertambah, pihaknya juga akan melakukan pengecekan di lapangan terkait penyelenggaraan tatap muka.

“Baru yang kelas akhir saja untuk mempersiapkan ASPD atau semacam ujian. Kalau tingkatan lain masih dilakukan secara daring,” kata Kiswara, Kamis (25/03/2021).

Beberapa sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan tatap muka diantaranya SMP Muhammadiyah 1 Wonosari, SMPN 2 Paliyan, SMPN 1 Panggang, SMPN 2 Panggang, SMPN 4 Panggang, SMPN 2 Playen, SMPN 1 Nglipar, SMPN 3 Nglipar, SMP Baitul Quran Ponjong, SMP Muh Tanjungsari.

Kemudian SMP Muh Saptosari, SMP Muh 2 Tepus, SMP Muh 2 Nglipar, SMP IT Darul Magfiroh Nglipar, SMP IT Tunas Mulia, SMPN 4 Ponjong, SMPN 1 Karangmojo, SMP Muh 2 Wonosari, SMPN 4 Nglipar, SMP Muh Paliyan, SMP Muh 1 Nglipar, SMPN 3 Playen, SMPN 3 Panggang, SMPN 1 Tepus, dan SMPN 1 Rongkop.

Dalam kegiatan tatap muka ini diterapkan protokol kesehatan secara ketat. Dimana 1 kelas hanya akan diisi oleh 10 sampai 15 siswa saja dengan durasi kegiatan tatap muka maksimal 2 jam. Kepala sekolah juga memiliki tanggungjawab untuk memantau kedatangan dan kepulangan para siswa.

“Untuk kegiatan tatap muka juga disesuaikan dengan status zona di masing-masing wilayah. Pihak sekolah sebelum melakukan kegiatan wajib koordinasi dengan Satgas di Kapanewon,”jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Sumarto mengatakan pantauan belum secara keseluruhan SD melakukan kegiatan tatap muka. Hal itu karena masih menunggu izin dari gugus tugas. Namun demikian, siswa kelas VI datang ke sekolah untuk menerima penugasan terstruktur.

Disisi lain juga melakukan konsultasi jelang ASPD sehingga siswa akan jauh lebih matang dalam mempersiapkan materi yang akan dipelajari.

“Kalau untuk sosialisasi ke sekolah sudah. Ke wali murid juga sudah melalui pengawas pembinanya,” papar Sumarto.

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Mulo Kapanewon Wonosari, Wiji Utomo mengatakan, pihaknya sudah memulai kegiatan belajar tatap muka konsultatif. Pada pelaksanaan sesuai dengan surat edaran dari dinas. Dimana hanya siswa kelas VI yang diperbolehkan datang ke sekolah.

Pada jenjang akhir, ada 25 siswa di SD ini. Sesuai dengan surat edaran maka untuk menghindari kerumunan dibagi menjadi 3 ruangan tatap muka.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler