Pendidikan
Persiapan ASPD, Puluhan Sekolah Mulai Lakukan Pembelajaran Tatap Muka
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Gunungkidul telah melakukan kegiatan tatap muka untuk siswa jenjang akhir atau kelas IX. Dengan adanya pertemuan tatap muka ini diharapkan para siswa lebih matang dan siap menghadapi Asessment Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD).
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Kiswara mengatakan berdasarkan laporan dari pihak sekolah ada 26 SMP yang telah menyelenggarakan kegiatan tatap muka untuk jenjang akhir. Jumlah ini dimungkinkan masih bertambah, pihaknya juga akan melakukan pengecekan di lapangan terkait penyelenggaraan tatap muka.
“Baru yang kelas akhir saja untuk mempersiapkan ASPD atau semacam ujian. Kalau tingkatan lain masih dilakukan secara daring,” kata Kiswara, Kamis (25/03/2021).
Beberapa sekolah yang telah menyelenggarakan kegiatan tatap muka diantaranya SMP Muhammadiyah 1 Wonosari, SMPN 2 Paliyan, SMPN 1 Panggang, SMPN 2 Panggang, SMPN 4 Panggang, SMPN 2 Playen, SMPN 1 Nglipar, SMPN 3 Nglipar, SMP Baitul Quran Ponjong, SMP Muh Tanjungsari.
Kemudian SMP Muh Saptosari, SMP Muh 2 Tepus, SMP Muh 2 Nglipar, SMP IT Darul Magfiroh Nglipar, SMP IT Tunas Mulia, SMPN 4 Ponjong, SMPN 1 Karangmojo, SMP Muh 2 Wonosari, SMPN 4 Nglipar, SMP Muh Paliyan, SMP Muh 1 Nglipar, SMPN 3 Playen, SMPN 3 Panggang, SMPN 1 Tepus, dan SMPN 1 Rongkop.

Dalam kegiatan tatap muka ini diterapkan protokol kesehatan secara ketat. Dimana 1 kelas hanya akan diisi oleh 10 sampai 15 siswa saja dengan durasi kegiatan tatap muka maksimal 2 jam. Kepala sekolah juga memiliki tanggungjawab untuk memantau kedatangan dan kepulangan para siswa.
“Untuk kegiatan tatap muka juga disesuaikan dengan status zona di masing-masing wilayah. Pihak sekolah sebelum melakukan kegiatan wajib koordinasi dengan Satgas di Kapanewon,”jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Sumarto mengatakan pantauan belum secara keseluruhan SD melakukan kegiatan tatap muka. Hal itu karena masih menunggu izin dari gugus tugas. Namun demikian, siswa kelas VI datang ke sekolah untuk menerima penugasan terstruktur.
Disisi lain juga melakukan konsultasi jelang ASPD sehingga siswa akan jauh lebih matang dalam mempersiapkan materi yang akan dipelajari.
“Kalau untuk sosialisasi ke sekolah sudah. Ke wali murid juga sudah melalui pengawas pembinanya,” papar Sumarto.
Kepala Sekolah SD Negeri 2 Mulo Kapanewon Wonosari, Wiji Utomo mengatakan, pihaknya sudah memulai kegiatan belajar tatap muka konsultatif. Pada pelaksanaan sesuai dengan surat edaran dari dinas. Dimana hanya siswa kelas VI yang diperbolehkan datang ke sekolah.
Pada jenjang akhir, ada 25 siswa di SD ini. Sesuai dengan surat edaran maka untuk menghindari kerumunan dibagi menjadi 3 ruangan tatap muka.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
