Pemerintahan
Pesan Bupati di Acara Forum Solidaritas Kades: Jangan Mudah Terlena Dengan Kucuran Dana
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)—Bupati Gunungkidul, Badingah S.Sos memberikan apresiasi atas terbentuknya Forum Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul untuk memperjuangkan hak dan kewajiban kepala desa sesuai dengan aturan yang berlaku. Forum ini sangatlah diperlukan agar jalannya pemerintahan desa sesuai alur kinerja dari pemerintah daerah, sehingga dapat memajukan kabupaten Gunungkidul sebagaimana yang diidam-idamkan. Permasalahan yang menyangkut seorang kepala desa juga dapat terminimalisir dengan adanya forum semacam ini.
Bupati Badingah mengungkapkan, sangatlah berbangga dengan adanya langkah dari 144 kepala desa untuk lebih maju dan memperjuangkan kewajiban mereka dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Bupati maupun perangkat daerah lain dan aparat penegak hukum menaruh harapan yang besar pada kesadaran kepala desa dalam menjalankan tugas sebagai pengayom masyarakat di tingkat bawah.
“Kami sangat mengapresiasi betul atas terbentuknya forum ini. Mudah-mudahan membawa dampak baik bagi pemerintah desa dan sejalan dengan visi misi pemerintah daerah,” kata Badingah, saat menghadiri acara Angkringan Pojok Desa Solidaritas Kades di Karangrejek, Kecamatan Wonosari, Jumat (21/12/2018) malam.
Ia tentu menggaris bawahi pula mengenai kinerja kepala desa yang harus ditingkatkan, pemahaman dan pengetahuan pun juga tak luput dari pengamatan bupati. Selama ini, bukan tidak mungkin persoalan yang menyeret seorang kepala desa lantaran minimnya pengetahuan. Maka dari itu Bupati pun meminta agar pengetahuan dan wawasan diperluas, mengikuti perkembangan teknologi maupun jaman.
Sedikit menyinggung pula mengenai penggunaan dana desa, Bupati menekankan kepada kepala desa untuk berhati-hati dalam penjabaran serta penggunaan dana pembangunan dan pemberdayaan.

“Semakin kesini tentu kucuran dana dari pusat maupun daerah akan mengalami peningkatan sesuai dengan kebutuhan daerah dan desa. Pesan saya jangan mudah terlena dengan kucuran dana itu, tugas Kades dalam hal ini sangatlah besar harus daat dipertanggungjawabkan jangan sampai terjeblos pada penyimpangan,” tambah dia.
Sementara itu, Ketua Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul, Sutiyono mengatakan forum ini sebagai bentuk perlindungan kepala desa di Gunungkidul agar nantinya segala macam permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan sesuai peraturan yang ada. Pasalnya selama ini ada segelintir Kades yang terseret perkara hukum lantaran kurang pahamnya peraturan yang berlaku dalam menggunakan dana atau hal-hal lainnya.
“Kami ingin kesadaran kepala desa itu meningkat. Mengutamakan kepentingan masyarakat, sebagai pengayom dan memberikan pelayanan terbaik. Sehingga tercipta sebuah demokrasi mandiri dan berdaulat sesuai dengan kondisi daerah,” kata Sutiyono yang juga Kepala Desa Banyusoca, Kecamatan Playen.
Adapun keinginan dari solidaritas ini yakni jangan sampai hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas atau keras untuk yang lemah, lunak untuk yang kuat. Maksudnya, segala sesuatu harus berlaku adil. Jika sekiranya terdapat kesalah pahaman atau kekeliruan pada ranah administrasi, dapat diselesaikan di lingkup pemerintah tanpa adanya hukum yang diberlakukan. Namun jika sekiranya terdapat unsur pidana, sepenuhnya aparat penegak hukum lah yang berwenang dalam melakukan penindakan.
“Ini sangat penting dan krusial. Segala macam persoalan perlu dibicarakan dan dikomunikasikan, biar jelas dan tidak simpang siur. Adanya kami (Forum SKDGK) ini sebagai bentuk kepedulian antar kepala desa bukan hanya dalam taraf pemerintahan namun juga sosial,” tambah dia.
Angkringan Pojok Desa yang digelar perdana oleh Forum Solidaritas Kepala Desa Gunungkidul dihadiri oleh Bupati, Kajari, Kapolres, Dandim, Kepala OPD dan Camat se-Gunungkidul. Selain itu mengundang juga dari unsur perangkat desa seperti, Sekdes, Kaur, Kasi dan dukuh sekitar 80 orang.
Rencananya setiap bulannya Angkringan Pojok Desa akan diadakan pertemuan dengan menghadirkan narasumber berkompeten untuk memberikan pemahaman, pengetahuan dan pelatihan bagi 144 kepala desa. Agar nantinya kinerja kepala desa maksimal, dan kepercayaan masyarskat terhadap kinerja perangkat desa lebih baik lagi. Namun demikian, masyarakat juga tidak boleh lengah dalam melakukan pengawasan, pemantauan dan pengawalan terhadap semua program bahkan tindak tanduk seorang kepala desa maupun perangkat desa.
“Hari Senin depan Solidaritas akan silaturahmi di Desa Hargomulyo, Gedangsari yang baru kena musibah longsor. Ini juga langkah kongkrit. Perlu dipahami juga forum terbentuk berawal setelah kades dapat pawiyatan di kraton, dapat ilmu kasuyatan yang kita perlu golong gileg sawiji greget sengguh tan keno mingkuh. Lurah dan pamong harus bisa noto projo desa mowo coro negara santausa hamemayu hayuning bawono,” pungkasnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
