fbpx
Connect with us

Peristiwa

Polisi Bersenjata Lengkap Masih Jaga Rumah Terduga Teroris

Diterbitkan

pada tanggal

––>

Wonosari,(pidjar.com)–Selang beberapa hari pasca penggeberebekan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, polisi masih terus mengamankan rumah Mar (47) warga Padukuhan Ngunut Tengah, Desa Ngunut, Kecamatan Playen. Sebanyak satu regu Sat Sabhara Polres Gunungkidul bersenjata masih ditempatkan di lokasi kejadian. Penjagaan sendiri dilakukan untuk mengamankan dua rumah yang sebelumnya digrebek oleh Tim Densus. Petugas pun nampak membawa persenjataan lengkap demi mengantisipasi terjadinya hal yang tidak dinginkan.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Agus Setiawan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih membantu melakukan pengamanan di sekitar TKP. Garis polisi juga masih terpasang di dua rumah yang sempat diobok-obok tim Densus.

“Masih kita bantu penjagaan di sekitar lokasi. Kita terjunkan 1 regu dari Sabhara,” terang Agus, Senin (25/11/2019) pagi.

Agus menjelaskan, pasca penangkapan Mar beberapa waktu lalu itu, pihaknya juga semakin memperketat penjagaan di komplek Mako Polres Gunungkidul. Meski tidak menyebut secara detail penjagaan yang dimaksud, namun hal itu dilakukan untuk mencegah adanya aksi teror di lingkup Polres Gunungkidul.

Berita Lainnya  Jelang Musim Tanam, Petani Dihimbau Waspada Serangan Fall Armyworm

“Jajaran kami tetap meningkatkan kewaspadaan,” singkat dia.

Sementara itu, Kades Ngunut, Iswanto Hadi mengatakan kecurigaan warga terhadap Mar memang sudah lama. Bahkan, pihaknya sempat melaporkan gerak gerik Mar kepada pihak kepolisian.

“Kecurigaan warga ini sudah dilaporkan ke Bhabinkamtibmas dulu. Warga juga sudah pernah dimintai keterangan dan dijawab apa adanya,” paparnya.

Laporan sendiri dilakukan lantaran Mar kerap diketahui melatih diri di sekitar rumahnya. Latihan yang dimaksud ialah seringnya warga melihat Mar berlatih menembak dengan senapan angin dan melempar pisau untuk ditancapkan di batang pohon.

“Kaleng-kaleng digantungkan, untuk latihan menembak memakai senapan angin,” imbuh dia.

Tak hanya itu saja, warga juga sempat mengetahui Mar berlatih fisik yang juga di dekat rumahnya saat malam hari. Mar diketahui kerap merangkak di selokan saat malam hari.

Berita Lainnya  Terseret Gelombang Air Beberapa Meter, Tiga Remaja Berhasil Diselamatkan SAR

Perlu diketahui sebelumnya, proses penangkapan yang dilakukan pada Rabu, 20 November 2019. Mar diamankan di Jalan Wonosari – Yogyakarta. Saat itu ia sedang membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) di sebuah SPBU di Kecamatan Playen.

Setelah ditangkap, baru kemudian tim Densus 88 mendatangi rumah Mar. Petugas menemui istrinya untuk kemudian diinterogasi. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Beberapa barang bukti diamankan, seperti empat buah panci yang di dalamnya terdapat bahan peledak. Kemudian ada senjata api rakitan, senapan angin, anak panah dan busur, serta beberapa buku berisi tentang tauhid.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler