Sosial
Polres Gunungkidul Berlakukan Kebijakan Anyar, SIM Telat Bisa Diperpanjang Setelah Situasi Aman
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berbagai cara dilakukan instansi pelayanan publik untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi di berbagai belahan dunia. Seperti dilakukan oleh Unit Regident Satlantas Polres Gunungkidul dengan kebijakan mempermudah sejumlah pelayanan untuk perpanjangan SIM. Selama masa darurat ini, bagi masyarakat yang masa berlaku SIM berakhir pada tanggal 17 Maret sampai 29 Mei 2020, nantinya dapat diperpanjang setelah tanggal tersebut.
Kanit Regident Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Jarwanto menjelaskan, untuk pelayanan SIM baik perpanjang maupun baru hingga saat ini masih tetap dilayani. Namun begitu, pihaknya tetap mengedepankan prosedur kesehatan baik berupa pemeriksaan suhu badan hingga menyediakan tempat cuci tangan.
“Kita menyediakan cuci tangan, hand sanitizer, cek suhu tubuh serta memberlakukan duduk menjaga jarak,” kata Jarwanto, Senin (06/04/2020).
Ditambahkan Jarwanto, pihaknya membuat kebijakan baru di tengah pandemi corona ini. Jika biasanya bagi warga yang SIM masa berlakunya habis bila tidak diperpanjang di hari teraebut maka harus membuat SIM baru. Namun untuk kondisi saat ini ada kebijakan pelonggaran terkait SIM-SIM yang habis masa berlakunya itu.
“Bagi masyarakat yang masa berlaku SIM berakhir pada tanggal 17 Maret sampai 29 Mei 2020 dapat diperpanjang setelah pemerintah nantinya menyatakan aman,” ucap dia.
Selain itu, bagi PDP ataupun pasien positif corona yang hendak melakukan perpanjangan dimimta untuk membawa surat keterangan kesehatan dari dokter. Untuk itu, dirinya berharap ada kesadaran dari masyarakat untuk tetap bersama menekan potensi persebaran virus corona.
“Bagi yang belum sehat jangan dulu berinteraksi dengan orang banyak. Jika sudah negatif atau sembuh silahkan untuk datang nanti akan kita layani dengan baik,” ungkap Jarwanto.
Sementara itu, Baur SIM Aipda Aris mengatakan selama pandemi corona ini jumlah pemohon perpanjangan SIM mengalami penurunan. Namun begitu, pihaknya juga memang sengaja membatasi pelayanan setiap harinya.
“Pelayanan dibatasi, mungkin saat ini hanya ada sekitar 40 an perhari,” jelas Aipda Aris.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
