Pemerintahan
Pungutan Retribusi Dobel di Pantai Gesing Terus Terjadi, Ini Upaya Dinas Pariwisata
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Polemik terkait penarikan retribusi ganda di kawasan obyek wisata Pantai Gesing masih terus berlanjut. Hal tersebut tentunya membuat kenyamanan wisatawan sedikit terganggu. Pasalnya, di obyek wisata lain, hal semacam itu tidak terjadi. Mengantisipasi hal ini terus terjadi sehingga mencoreng citra pariwisata, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul pun terus berupaya agar permasalahan pelik tersebut segera menemui titik temu.
Adanya pemungutan retribusi ganda tersebut dirasakan oleh salah seroang pengunjung asal Wonosari, Lukas Didit yang beberapa waktu lalu berkunjung ke Pantai Gesing bersama beberapa orang anggota keluarganya. Saat itu, beberapa ratus meter sebelum pantai dirinya membayar retribusi masuk sebesar Rp 5.000 per orang. Tiket tersebut menurutnya merupakan tiket resmi dari pemerintah.
“Tidak ada hal yang aneh karena memang wajar, tetapi setelah berjalan masuk ke kawasan pantai ada yang narik lagi,” kata Didit kepada wartawan, Jumat (31/05/2019).
Ia menjelaskan, sekelompok orang tersebut kemudian kembali menyodorkan karcis yang menurut mereka merupakan karcis retribusi dari pengelola wisata pantai Buges (Buron Gesing). Dalam karcis juga tertulis jasa pelayanan wisata pelayanan taman rekreasi, kebersihan, keamanan dan pembangunan.
“Saya tidak mengetahui adanya tarif retribusi dobel. Kalau di teras kaca (Wisata tak Jauh dari Pantai Gesing) ada tarikan lagi gak masalah karena di sana lahan pribadi,” kata ujarnya.


Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Asti Wijayanti membenarkan adanya kasus penarikan retribusi dobel tersebut. Namun begitu, pihaknya mengklaim selama ini telah berupaya untuk mencari solusi atas penarikan retribusi ganda itu.
“Kita sudah mengupayakan sejak beberapa waktu lalu mencari solusi menyelesaikan permasalahan ini,” kata Asti.
Ia menjelaskan, langkah yang diambil selama ini aialah dengan memberikan surat melalui Kecamatan dan pihak Desa, bersama dengan pihak yang melakukan penarikan retribusi. Namun sampai saat ini, tak kunjung ada kesepakatan dari kedua belah pihak tersebut.
“Solusi kita ialah melibatkan Pokdarwis dalam pemungutan retribusi. Semoga lebaran tidak ada tarikan dobel lagi,” katanya.
Selain itu, pihaknya mengingatkan para pedagang di berbagai obyek wisata agar tidak memanfaatkan situasi keramaian wisatawan ketika libur lebaran. Ia melarang para pedagang untuk mematok harga tidak normal terhadap barang dagangan kepada wisatawan.
Dinas menyarankan agar setiap warung makan menyediakan daftar harga sehingga nantinya wisatawan tidak tertipu. Sebab, ada sejumlah kasus yang biasanya pedagang lakukan dengan mematok harga tidak wajar.
“Kami sudah layangkan surat agar mereka (pedagang) tidak aji mumpung. Pedagang harus memasang daftar harga yang jelas pada barang yang dijual,” beber Asti.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
