Sosial
Raih Podium di Sentul, Pembalap Gunungkidul Lolos ke PON Papua
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembalap asal Gunungkidul menorehkan prestasi. Adi Yoga Pratama mampu meraih podium ketiga bersama rekan satu timnya Samsul Arifin saat berlaga di Sentul Krating Circuit, Sentul, Jawa Barat, Rabu (11/09/2019) lalu. Dengan hasil ini, Yoga yang merupakan pembalap asal Kecamatan Playen berhasil lolos mewakili tim balap DIY dalam babak prakualifikasi balap motor PON XX Papua. Sebuah prestasi yang cukup tinggi mengingat DIY sendiri merupakan salah satu gudangnya pembalap mumpuni dan menjadi barometer dunia balap di Indonesia.
Ketua umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pengda DIY, Eka Sulistiana mengatakan, semula pihaknya hanya menargetkan mampu lolos pada tahap berikutnya. Namun lantaran performa yang apik dari tim balap DIY, akhirnya dalam hasil akhir justru mampu meraih podium ke 3 pada balap motor tersebut.
“Kami bersyukur bahwa tim balap DIY lolos pada babak prakualifikasi ini. Bahkan bisa bertengger di posisi ketiga. Ini sungguh di luar dugaan kami. Sebab sebelumnya kami hanya menargetkan lolos ke babak berikutnya,” ujar Sulis ketika dihubungi pidjar-com-525357.hostingersite.com, Jumat (13/09/2019).
Sulis menambahkan, dengan demikian Yoga akan mewakili DIY dalam PON XX Papua mendatang. Untuk itu, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan KONI DIY untuk nantinya memberikan pelatihan terhadap Yoga.
“Sudah dalam planningnya KONI, nanti Yoga masuk Puslatda untuk persiapan ke depan,” ucap dia.

Lebih lanjut dikatakan, Yoga sendiri mempunyai peluang besar untuk mampu bersaing dengan pembalap kaliber nasional lainnya. Pengalaman serta skill yang dimiliki Yoga menurut Sulis berada di atas rata-rata.
“Ditambah pengalaman dia di lintasan balap selama ini. Saya kira sangat mampu,” terang Sulis.
Ia menambahkan, meski Gunungkidul belum mempunyai sirkuit balap, namun dengan capaian ini membuktikan bahwa semangat para pembalap dari Gunungkidul tidak pernah padam. Bahkan semangat untuk terus menjadi lebih baik terus ditunjukan untuk DIY agar mampu eksis di dunia otomotif nasional bahkan internasional.
“Kita memang tidak punya sirkuit, tetapi semangat untuk Jogja Istimewa terus dikobarkan. Sekali lagi untuk Yoga sangat siap, karena pembalap lain rata-rata satu angkatannya jadi tidak ada masalah terkait pengalaman balapnya,” pungkas pria warga Kecamatan Tepus itu.
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa3 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized4 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized2 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized2 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized2 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized2 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized3 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
