fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Sarana Kurang, Tim SAR Ngadu ke Dewan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Tim Search and Rescue bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Kamis (10/06/2021) pagi mendatangi kantor DPRD Gunungkidul. Kedatangan mereka atas undangan dewan untuk memberikan penjelasan berkaitan dengan sarana pra sarama yang kurang memadai di wilayah pantai.

Koordinator SAR Linmas Wilayah I, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta bantuan kepada dewan dalam penyediaan alat serta sarana penunjang lainnya. Ia mengaku sejauh ini banyak alat penunjanh yang rusak bahkan tidak ada.

“Kami mengajukan list sejumlah peralatan yang penting tapi sudah rusah atau justri tidak ada,” kata Sunu.

Adapun pengajuan sendiri ia memberi contoh misalnya satu unit posko di wilayah Pantai Wediombo, motor trail untuk monitor lapangan 10 unit, ATV untuk mempercepat penolongan di pantai dua unit karena belum ada, mobil ambulance, RPU dan towernya karena wilayahnya susah sinyal.

“Kami juga butuh wifi untuk mempermudah laporan kejadian, karena di lokasi pantai kami blankspot,” ujar Sunu.

Selain itu, ia juga mekinta jetsky, drone, pelampung karena belum mencukupi, head lamp karena belum ada, senter polaris karena belum ada, helm, papan selancar, teropong, megaphone, soundsystem dan life jacket gas. Sarana tersebut menurut Sunu sangat urgent karena di posnya belum ada.

“Sejauh ini ketika melakukan pencarian ya kami menggunakan alat seadanya,” beber Sunu.

Sementara, Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Ery Agustin mengatakan, pihaknya akan mengusulkan dari list sarana yang dinilai minim tersebut kepada Pemkab Gunungkidul. Menurutnya, karena kinjera Tim SAR harus didukung sarana dan prasarana.

“Jangan hanya mau Pendapatan Asli Daerah dari sektor wisata tapi juga wajib menindaklanjuti apa yang jadi kebutuhan Tim SAR,” tandas dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler