Sosial
Satu Petugas KPPS Meninggal dan 2 Sakit Akibat Kelelahan Bekerja, KPU Gunungkidul Akan Berikan Santunan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kerja melelahkan yang dilakukan oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) selama proses pencoblosan hingga penghitungan suara membawa korban. Berdasarkan catatan, ratusan petugas KPPS bahkan harus meninggal dunia lantaran kelelahan akibat kerja berat tersebut. Di Gunungkidul sendiri, selama berjalannya proses Pemilu 2019 ini tercatat ada satu petugas KPPS yang meninggal dunia saat bertugas. Sedangkan dua petugas diketahui juga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran kelelahan saat bekerja. Merespon hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul akan mengusahakan untuk memberikan santunan kepada para petugas yang sakit maupun meninggal dunia tersebut.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, seorang anggota KPPS yang meninggal. Korban atas nama Gunawan (50), warga Padukuhan Sambirejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu merupakan petugas KPPS di tempat pemungutan suara (TPS) 04 Padukuhan Sambirejo. Saat kejadian, Gunawan tengah mempersiapkan TPS sehari sebelum pemungutan suara pada Selasa (16/4/2019). Ia kemudian ambruk dan lantas dinyatakan meninggal dunia sebelum proses pemungutan suara dimulai.
“Kita sudah menerima informasi tersebut. Menurut info yang masuk ke kami, korban menderita sakit jantung. Mungkin karena kelelahan,” kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, Selasa (23/04/2019).
Hani menambahkan, selain satu orang meninggal dunia, pihaknya juga mendapatkan laporan adanya dua orang KPPS harus dirawat di Rumah sakit karena kelelahan. Keduanya bertugas di TPS kecamatan Ponjong dan kecamatan Nglipar.
“Mereka sakit, dan sempat dirawat setelah selesai melakukan tugasnya. Kami mengakui tugas kali ini cukup berat meski hanya ada tambahan satu surat suara yakni pilpres,” ucap dia.

Hani menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan KPU RI terkait pemberian santunan kepada petugas yang meninggal dunia dan yang sakit. Dengan harapan, apa yang nantinya bisa diberikan akan mampu sedikit membantu keluarga.
“Jika tidak ada bantuan dari pemerintah, anggota KPU pun siap jika harus iuran memberikan bantuan,” ungkap dia.
Ia menambahkan, saat ini proses penghitungan suara masih terus berlanjut. Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada petugas untuk beristirahat maksimal pukul 23.00 WIB. Harapannya, para petugas bisa beristirahat dan paginya bisa bekerja kembali.
“Sudah kami berikan himbauan agar maksimal bekerja pukul 23.00 WIB, namun banyak petugas yang menginginkan segera menyelesaikan tugasnya sehingga memilih bekerja lembur,” ujarnya.
Hani mengatakan, sampai hari ini sudah ada tiga kecamatan yang mengumpulkan hasil pemilu ke KPU. Adapun yang sudah mengumpulkan yakni Purwosari, Ngawen, dan Tanjungsari.
“Untuk rekap kabupaten sebenarnya kita targetkan selesai pada tanggal 27 April. Namun karena ada pemilihan susulan di 2 TPS, kemungkinan mundur tanggal 28 atau 29 April,” ujarnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
