fbpx
Connect with us

Sosial

Selama Masa Tanggap Darurat Corona, Polres Gunungkidul Tak Akan Gelar Razia Lalu Lintas

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Pandemi corona yang saat ini tengah terjadi berimbas pada menurunnya mobilitas masyarakat. Kepadatan di jalan-jalan di wilayah Gunungkidul saat ini telah jauh berkurang. Sepinya mobilitas masyarakat ini berdampak pada menurunnya angka kecelakaan yang terjadi di wilayah kabupaten Gunungkidul.

Satlantas Polres Gunungkidul sendiri saat ini memilih fokus pada pengamanan jalur. Untuk sementara, kepolisian tidak akan menggelar razia lalu lintas. Penanganan pelanggaran hanya dilakukan jika ada temuan pelanggaran yang kasat mata saja.

Kanit Laka Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan mengungkapkan, pada bulan April 2020 ini manakala pemerintah mulai menerapkan penyekatan wilayah, angka kecelakaan memang mengalami penurunan yang sangat signifikan. Selama April kemarin, jumlah kecelakaan yang terjadi hanya berkisar pada angka 30 kejadian. Untuk korban meninggal dunia sendiri adalah sebanyak 3 orang dan 36 korban mengalami luka ringan.

Peta Sebaran Status COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul
*Credits: https://bit.ly/statCovGK (updated)

Adapun pada bulan-bulan sebelumnya, pada bulan Januari 2020 terdapat 68 kejadian kecelakaan lalu lintas dengan 8 korban meregang nyawa dan 80 orang mengalami luka ringan. Sementara pada bulan Februari 2020, terjadi 56 kecelakaan lalu lintas dengan 2 korban meninggal dan 70 mengalami luka ringan. Menginjak bulan Maret, terjadi 61 kecelakaan yang ditangani oleh pihak kepolisian. Dari jumlah ini, 6 orang dinyatakan meninggal akibat peristiwa lalu lintas tersebut dan 73 orang mengalami luka ringan.

Berita Lainnya  Sukses Kembangkan Kampung Lidah Buaya, Warga Jeruk Legi Kini Punya Puluhan Ribu Tanaman

“Untuk di awal Mei ini baru ada beberapa kejadian,” terang Iptu Soni, Rabu (06/05/2020).

Selama masa pandemi corona ini, penanganan yang dilakukan oleh petugas Unit Laka Satlantas Polres Gunungkidul juga terdapat perbedaan. Pihaknya menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan oleh pemerintah.

“Hal ini juga sebagai keamanan untuk petugas kami di lapangan juga,” tutur dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Tri Nuviyan menambahkan, penurunan angka kecelakaan tersebut disinyalir disebabkan lantaran mulai diterapkannya pembatasan sosial secara lebih ketat. Masyarakat sekarang ini juga telah berangsur mengurangi mobilitas mereka, sehingga jalanan beberapa waktu lalu memang agak sepi. Anang memaparkan, berdasarkan data yang dimilikinya, korban kecelakaan lalu lintas mayoritas adalah warga asli Gunungkidul.

Berita Lainnya  Warga Sering Temukan Kondom Bekas, Tenda Camping Pantai Berkembang Jadi Wisata Berbasis Syahwat?

“Lalu lintas saat ini memang cukup sepi,” kata Anang.

Adapun jika hari biasanya, selain warga asli Gunungkidul, kecelakaan juga sering melibatkan mereka yang berlalu lalang di Gunungkidul. Misalnya saja pekerja ataupun wisatawan. Jalan Jogja Wonosari, maupun jalur rawan kecelakaan pun masih menjadi momok bagi pengguna jalan.

Langkah antisipasi juga terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Pihaknya terus melakukan sosialisasi dan pencegahan lainnya. Operasi lalu lintas sementara tidak dilakukan, hanya saja jika ada yang berkedapatan melanggar aturan lalu lintas maka akan dilakukan tindakan.

“Sekarang kita fokus ke pencegahan covid 19,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler