Sosial
Sempat Tinggal dengan Kambing, Pasangan Ini Dapat Bantuan Bedah Rumah dari TNI Angkatan Darat
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Namanya Sajimin (57) dan Poniyem (53). Keduanya merupakan warga Padukuhan Ngembes, Kalurahan Pengkok, Kapanewon Patuk. Keduanya hidup ditengah keterbatasan ekonomi, bahkan hanya tinggal di sebuah rumah reot yang kemudian mereka huni bersama dengan kambing peliharaannya. Kondisi mereka kemudian diketahui oleh anggota TNI, yang kemudian menyalurkan bantuan kepada keduannya.
Sejak beberapa hari lalu, rumah Sajumin dibongkar oleh anggota TNI. Rumah yang semula tidak layak itu kemudian diubah menjadi yang lebih layak untuk mereka tinggali bersama. Dengan harapan, keduanya dapat beristirahat, tidak kedinginan maupun terkena terik panas.
Rumah lama yang dulu ada agak sedikit digeser, bangunanya digunakan untuk kandang kambing yang dimiliki oleh pasangan ini. Sehingga mereka tidak lagi tinggal satu ruangan dengan kambing. Tumpukan kayu bakar juga dipindahkan, rumah baru mereka benar-benar hanya untuk istirahat dan melakukan aktifitas lainnyan.
Meski bukan bangunan permanen, paling tidak dapat melindungi keduanya. Bangunan rumah yang merupakan bantuan dari KSAD Jendral Andika Perkasa melalui Kodim 0730 Gunungkidul itu terbuat dari kalsiboard dan kemudian di cat warna hijau sesuai dengan warna kesatuan TNI angkatan darat.
Pagi tadi, Sajimin dan Poniyem duduk di depan rumah barunya itu menanti kedatangan Waaster KSAD Bid Wanwil dan Kirmater Brigjen Jimmy Ramos Manalu. Tak seperti hari biasanya keduanya berpakaian rapi, sejak pagi sejumlah anggota TNI juga sibuk di sekitar rumahnya.

Rona wajah keduanya juga sangat berbeda. Ada kebahagiaan tersendiri yang tergaris dari wajah dan senyumannya. Sesekali Sajimin ngobrol bersama dengan sejumlah tamu yang ada, saat ditanya mengenai kambing yang selama ini ia pelihara laki-laki tersebut cukup antusias dalam menjawabnya.
“Kambinge sehat semua pak. Ada yang bunting juga ini, sekarang sudah 3 kambingnya,”kata Sajimin.
Sementara itu, Brigjen Jimmy Ramos mengatakan, pembangunan rumah tak layak huni merupakan program dari KSAD Jendral Andika Perkasa, dan seluruh kodim yang melaksanakan salah satunya Kodim 0730 Gunungkidul. Kedatangannya pagi tadi untuk memonitoring hasil pembangunan rumah tersebut.
“Ada banyak program kegiatan kami yang sifatnya membantu program pemerintah. Contohnya ya bedah rumah ini, jadi untuk program seperti ini tidak hanya sampai di sini saja,” ucap Jimmy.
Pihaknya akan terus bersinergi dengan beberapa elemen seperti kepolisian, untuk terus membangun rumah yang tidak layak huni. Menurut dia, sinergi ini penting karena anggaran yang ada terbatas sekitar Rp 20 juta dikembangkan agar bisa membangun satu rumah.
“Meski hanya menggunakan 20 juta tapi bisa dilihat perubahannya. Dari yang awalnya rumah ini tidak layak dan pemiliknya tinggal bersama kambing, sekarang bersyukur bisa berubah seperti ini,” kata dia.
-
Uncategorized4 hari yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized3 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial2 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized4 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan4 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized1 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Peristiwa4 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized7 hari yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
