fbpx
Connect with us

Peristiwa

Setubuhi dan Ancam Gadis 13 Tahun, Pemuda Babak Belur Diamuk Warga

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar.com)–Seorang pemuda asal Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu babak belur menjadi sasaran amuk massa pada Senin (05/11/2018) malam tadi. Pasalnya, pemuda berinisial Su (20) itu terbukti telah mencabuli seorang pelajar warga Kecamatan Semanu yang masih berusia 13 tahun. Tak hanya harus meringis kesakitan akibat luka di sekujur tubuhnya, pemuda tersebut juga harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun, pencabulan Su terhadap sebut saja Sekar tersebut terbongkar berkat pesan-pesan ancaman yang ia kirimkan kepada korban. Dalam pesan-pesan tersebut, Sekar diminta untuk kembali melayani nafsu bejat pelaku. Jika korban menolak, pelaku mengancam akan menyebarkan aibnya kepada seluruh teman-teman korban. Tak hanya itu, pelaku juga mengancam akan mendukunkan korban jika tak mau menuruti kemauan Su.

Sekar yang merasa tertekan dengan ancaman-ancaman tersebut lalu mengadu ke ayahnya, Tu (42). Mendapatkan aduan dari putrinya, sang ayah lalu berinisiatif untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Mulanya, ajakan Tu untuk bertemu selalu ditolak oleh Su. Namun setelah Tu mengancam akan membawa persoalan ini ke ranah hukum, akhirnya Su bersedia untuk bertemu.

Berita Lainnya  Ribuan Kendaraan Pemudik Mulai Masuk Gunungkidul, Puncak Diperkirakan Hari Minggu Ini

Sekitar pukul 19.30 WIB rumah Sekar pun sudah mulai ramai oleh warga setempat, Karangtaruna dan perangkat Padukuhan setempat guna menyaksikan permintaan maaf dari Su. Dalam pertemuan yang awalnya berlangsung dengan damai tersebut, akhirnya disepakati bahwa Su akan membuat surat pernyataan yang berisi kesediaan Su untuk tidak lagi mengirim pesan ancaman kepada Sekar.

Situasi mulai memanas ketika Su akan menandatangani surat pernyataan tersebut, tiba-tiba Sekar berlari masuk ke dapur dan menangis. Melihat anaknya menangis, sang ayah lalu berusaha menyusul dan menanyakan sebab musabab tangisan itu.

Keluarga yang lain lalu berusaha menenangkan Sekar namun tangisan justru menjadi-jadi. Saat sudah lebih tenang, Sekar lalu menceritakan jika ia pernah disetubuhi oleh Su sebanyak dua kali. Tangisan kembali pecah manakala Sekar dengan polos dan terbata-bata menceritakan kejadian yang ia alami.

Berita Lainnya  Libur Imlek, Puluhan Ribu Wisatawan Padati Pantai Selatan

Mendengar pengakuan Sekar, saat itu juga, emosi warga setempat dan keluarga korban tidak dapat terbendung lagi. Warga beramai-ramai kemudian mengamuk Su di rumah tersebut. Beruntung tak berselang lama, pihak kepolisian yang mendapat laporan langsung menerjunkan anggota untuk melakukan pengamanan.

“Di rumah Sekar sudah ramai. Demi menghindarkan amukan warga yang semakin tidak terkendali, Su kami amankan di Mapolsek Semanu,” ungkap Ipda Sujino, Kanit Reskrim Polsek Semanu, Selasa siang.

Anggota Unit Reskrim Polsek Semanu lantas melakukan pemeriksaan intensif kepada Su. Namun kemudian dikarenakan kasus yang ditangani cukup serius, maka dari pihak polsek kemudian melimpahkan perkara ini ke Polres Gunungkidul agar nantinya dilakukan penelusuran lebih lanjut. Pendampingan terhadap korban juga terus dilakukan oleh pihak kepolisian serta Forum Penanganan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak (FPK2PA) agar tidak menimbulkan permasalahan yang lebih berkepanjangan terutama terkait trauma yang dialami oleh korban.

Sejauh ini, pelaporan dan pemeriksaan didampingi dengan sejumlah orang sedang berlangsung di kepolisian resor Gunungkidul. Dirinya pun menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, dari pihak kepolisian akan melakukan hal yang terbaik dalam penanganan kasus ini.

Berita Lainnya  Update Covid-19 Gunungkidul, Pasien Terkonfirmasi Positif Bertambah 10 Orang

“Dilimpahkan ke Polres Gunungkidul, semalam kami lakukan pengamanan. Proses lanjutan kami serahkan ke pimpinan,” tutup dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler