Pemerintahan
Siap-siap, Pemkab Gunungkidul Ajukan Penambahan 800 Formasi ASN Anyar di Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabar gembira untuk warga masyarakat Gunungkidul, terutama yang berminat mengabdi kepada negara. Pada tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mengajukan sebanyak 800 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada pemerintah pusat. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi 2 formasi yang diprioritaskan untuk mendapatkan penambahan. Diharapkan dengan penambahan ASN ini, bisa sedikit mengurangi kekurangan ASN yang saat ini tengah dialami oleh Pemkab Gunungkidul.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Sigit Purwanto menuturkan, penambahan ASN ini telah diusulkan ke Kemenpan RB. Penambahan formasi ini rencananya akan dilakukan melalui seleksi CPNS yang dibuka pada tahun 2018 ini.
Menurut Sigit, sektor pelayanan dasar menjadi prioritas Pemkab Gunungkidul dalam pembukaan formasi ASN pada tahun 2018 ini. Untuk sektor pendidikan, pihaknya akan menempatkan guru-guru di sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pengajar. Sementara untuk sektor kesehatan, nantinya akan ditempatkan di rumah sakit anyar di Kecamatan Saptosari yang saat ini tengah dibangun.
“Kita utamakan di sektor pendidikan dan kesehatan. Serta ada pula satuan kerja lain yang mendukung kinerja pemerintah,” ucap Sigit, Sabtu (24/02/2018) pagi.
Meski demikian, ia tak bisa memastikan kapan waktu pembukaan lowongan ini akan dibuka. Pihaknya juga menunggu berapa jumlah ASN yang akan disetujui pemerintah pusat akan diterima. Kepastian baru akan ada setelah adanya pengumuman penerimaan CPNS oleh Kemenpan RB.
“Sudah sampai ke Kemenpan RB, kita tinggal menunggu saja,” ujar dia.
Ditambahkan Sigit, saat ini Pemkab Gunungkidul memang mengalami kekurangan ASN. Kebijakan moratorium yang diberlakukan pada beberapa waktu terakhir ini memang menjadi penyebab utama pihaknya tidak bisa secara langsung mengganti ASN-ASN yang telah memasuki masa pension. Menurutnya, Gunungkidul saat ini kekurangan sekitar 2000 ASN.
“Total kita mempunyai 8900 ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul,” jelasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
