fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Siap-siap, Pemkab Gunungkidul Ajukan Penambahan 800 Formasi ASN Anyar di Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kabar gembira untuk warga masyarakat Gunungkidul, terutama yang berminat mengabdi kepada negara. Pada tahun 2018 ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan mengajukan sebanyak 800 formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada pemerintah pusat. Sektor pendidikan dan kesehatan menjadi 2 formasi yang diprioritaskan untuk mendapatkan penambahan. Diharapkan dengan penambahan ASN ini, bisa sedikit mengurangi kekurangan ASN yang saat ini tengah dialami oleh Pemkab Gunungkidul.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Sigit Purwanto menuturkan, penambahan ASN ini telah diusulkan ke Kemenpan RB. Penambahan formasi ini rencananya akan dilakukan melalui seleksi CPNS yang dibuka pada tahun 2018 ini.

Menurut Sigit, sektor pelayanan dasar menjadi prioritas Pemkab Gunungkidul dalam pembukaan formasi ASN pada tahun 2018 ini. Untuk sektor pendidikan, pihaknya akan menempatkan guru-guru di sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pengajar. Sementara untuk sektor kesehatan, nantinya akan ditempatkan di rumah sakit anyar di Kecamatan Saptosari yang saat ini tengah dibangun.

“Kita utamakan di sektor pendidikan dan kesehatan. Serta ada pula satuan kerja lain yang mendukung kinerja pemerintah,” ucap Sigit, Sabtu (24/02/2018) pagi.

Meski demikian, ia tak bisa memastikan kapan waktu pembukaan lowongan ini akan dibuka. Pihaknya juga menunggu berapa jumlah ASN yang akan disetujui pemerintah pusat akan diterima. Kepastian baru akan ada setelah adanya pengumuman penerimaan CPNS oleh Kemenpan RB.

“Sudah sampai ke Kemenpan RB, kita tinggal menunggu saja,” ujar dia.

Ditambahkan Sigit, saat ini Pemkab Gunungkidul memang mengalami kekurangan ASN. Kebijakan moratorium yang diberlakukan pada beberapa waktu terakhir ini memang menjadi penyebab utama pihaknya tidak bisa secara langsung mengganti ASN-ASN yang telah memasuki masa pension. Menurutnya, Gunungkidul saat ini kekurangan sekitar 2000 ASN.

“Total kita mempunyai 8900 ASN di lingkungan Pemkab Gunungkidul,” jelasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler