Connect with us

Peristiwa

Stop Aktifitas Penambangan Uruk Jalan Tol, Warga Serut Tutup Akses Jalan

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Puluhan warga Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, menutup dan mengecor akses jalan menuju lokasi penambangan material urug untuk jalan tol, Senin (02/10/2023). Warga menilai aktivitas penambangan yang dilakukan membahayakan warga karena berada di lokasi rawan longsor serta diduga perijinan tambang yang dilakukan belum berijin.

Salah satu perwakilan warga, R Suyanto, menegaskan warga menuntut agar segala aktivitas pertambangan di wilayah setempat untuk dihentikan. Bukan tanpa alasan, menurutnya lokasi tambang yang berada di kawasan rawan bencana akan membahayakan warga setempat. Terlebih saat musim penghujan datang lokasi penambangan merupakan wilayah rawan longsor.

“Ini lokasinya ada di zona longsor, jadi bahaya sekali. Maka kami minta untuk dihentikan baik yang berijin maupun belum berijin,” tegas R. Suyanto.

Berita Lainnya  Terjadi Penularan Covid-19 di Lingkungan Sekolah, Guru dan Siswa Jalani Perawatan

Pada pukul 09.00 WIB puluhan warga yang menuntut penutupan tambang mulai berdatangan di Kalurahan Serut yang selanjutnya menuju lokasi tambang. Namun di jalan menuju lokasi tambang justru dihalau oleh aparat kepolisian yang membuat warga kembali ke Kantor Kalurahan Serut. Saat berada di Kantor Kalurahan Serut, warga sempat terpancing amarahnya lantaran Lurah Serut hanya duduk manis dan enggan diajak ke lokasi tambang. Mereka menduga bahwa ada permainan antara Lurah Serut, Sugiyanto dengan pihak perusahaan tambang.

Amarah warga sempat meredam ketika dijanjikan akan datangnya Dinas PUPESDM DIY. Namun warga mulai tak sabar ketika hingga waktu duhur tiba instanti terkait belum juga datang. Hal itu membuat warga kembali menuju ke lokasi tambang, warga kemudian memblokade jalan menuju tambang dengan tumpukan batu hingga mengecornya dengan semen.

“Kami menilai sistem penambangan juga asal-asalan, kegiatan penambangan itu seharusnya ada ketua teknik tambang untuk mengawasi sehingga penambangan dilakukan beraturan,” jelasnya.

Berita Lainnya  Gelombang Pasang di Pantai Selatan, Terjang Puluhan Bangunan Hingga Jalan Raya

Selain itu, warga menilai pihak perusahaan tidak melakukan penyiraman untuk mengendalikan debu agar tidak berterbangan. Sehingga menurutnya debu-debu tersebut dapat berpengaruh ke kesehatan warga setempat. Aktivitas penambangan lainnya yang disoroti warga ialah lalu lintas truk pengangkut material yang seolah tidak terkoordinir sehingga tak jarang menimbulkan kemacetan.

“Padahal ini sudah jalan dua tahun. Ketika menemui perusahaan malah ada benturan sehingga kami datangi Dinas PUPESDM DIY. Dinas sudah mengeluarkan arsip SP 1 tanggal 9 Februari 2023 lalu yang isinya peringatan keras tambang agar dihentikan,” terangnya.

Sementara itu, Lurah Serut, Sugiyanto, mengaku kurang begitu paham tentang sejarah penambangan yang diprotes warga. Ia beralasan karena dirinya baru menjabat Lurah selama setahun ini. Namun pihaknya juga berulang kali memanggil perusahaan dan diakuinya jika perusahaan tersebut belum bisa memperlihatkan ijinnya. Terkait aksi warga, disebutnya akitivitas penambangan sudah dilakukan penutupan oleh perwakilan dari Dinas PUPESDM DIY yang hadir.

Berita Lainnya  Tertabrak Motor Saat Berolahraga, Remaja Belasan Tahun Meninggal Dunia

“Soal surat peringatan dari dinas itu saya baru tahu sekitar seminggu ini, padahal itu tertanggal 9 Februari 2023. Nah surat itu kemana, kami juga tidak punya kewenangan menutup tambang ini,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler