Connect with us

Sosial

Syarat Rapid Antigen Sebelum Menginap Buat Pengusaha Hotel di Gunungkidul Resah

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hari ini, Selasa 22 Desember 2020, Sri Sultan Hamengkubuwono mengeluarkan Surat Edaran menindaklanjuti libur Natal dan Tahun Baru. Dalam Surat Edaran tersebut dinyatakan bahwa pengelola hotel atau penginapan serta ketua RT sebelum menerima tamu dari luar daerah harus meminta surat keterangan bebas covid-19 yang diperoleh setelah melakukan rapid antigen.

Menanggapi hal ini Ketua Perhimpunan Restoran dan Hotel Gunungkidul merasa keberatan. Melalui Ketua PHRI Gunungkidul, Sunyoto mengatakan, sejauh ini jasa perhotelan sudah mati suri lantaran covid19. Para pengusaha bisa dikatakan tiarap menghadapi pandemi yang belum juga berujung.

“Harapan kami tinggal di libur nataru, seandainya dipersulit untuk persyaratan sekedar menginap tentu ini memberatkan kami,” papar Sunyoto.

Menurutnya keputusan mengenai pendatang dari luar DIY wajib menyertakan surat bebas covid19 setelah rapid antigen cukup membuat kalangan pengusaha hotel dan restoran resah. Tentu saja akan berpengaruh pada tingkat hunian hotel.

Berita Lainnya  Bangkitkan UMKM, Pemerintah Mulai Salurkan Bantuan Kepada Ribuan Pelaku Usaha

“Bisa jadi orang tidak menginap di hotel tetapi nginap di rumah saudaranya atau temanya atau rumah rumah penduduk yang disewakan,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pemerintah kembali mengaji kebijakan tersebut. Misalnya saja dengan memperketat protokol kesehatan seperti menggunakan masker, jaga jarak, cuci tangan dan cek suhu.

“Toh sejauh ini juga belum ada penularan di lokasi hotel ataupun restoran,” kata Sunyoto.

Sementara itu, Sekretaris Dispar Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, aturan tersebut berlaku bagi pengusaha jasa penginapan di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Pihaknya sudah meneruskan SE tersebut kepada asosiasi jasa pariwisata.

“Untuk pengawasan secara teknis nanti kami koordinasikan dengan tim gugus tugas, yang jelas kepatuhan protokol kesehatan masih menjadi prioritas kami,” tandas Harry.

Berita Lainnya  Puluhan Bus Pemudik Mulai Masuk Gunungkidul, Puncak Kedatangan Diperkirakan H-3

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler