fbpx
Connect with us

Budaya

Syukuran Jadi Lurah Suguhkan Kepyakan Wayang Kulit Ki Seno Nugroho Semalam Suntuk

Diterbitkan

pada tanggal

Purwosari,(pidjar.com)–Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Seno Nugroho menghibur ribuan warga Desa Giritirto, Kecamatan Purwosari, Kamis (23/01/2020) malam. Hiburan rakyat ini sengaja disuguhkan oleh Haryono sebagai ungkapan rasa syukur atas dirinya terpilih menjadi pemimpin di desanya.

Pagelaran wayang ini dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkup Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul. Seperti, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf. Noppy Laksana Armyanto beserta jajaran, Kepala DP3AKBPMD, Sujoko, Kepala DPU, Edi Praptono, Kepala Disdikpora, Bahron Rosyid, Kepala Dispetaru, Winaryo, Anggota DPRD Gunungkidul, Wulan Tustiana dan Ery Agustin.

Camat Purwosari, Purwono menyatakan acara tersebut sebagai wujud rasa syukur lantaran Haryono terpilih menjadi Kades Giritirto. Dia berharap dibawah pimpinan Haryono, Giritirto bisa maju dari segi ekonomi masyarakat maupun pembangunan infrastruktur.

“Semoga bisa membuat Desa Giritirto menjadi lebih maju. Perlu diingat, sebagian besar warga Giritirto merupakan petani tembakau. Semoga kades baru mampu menerobos pemasaran hingga ke luas wilayah,” katanya di sela acara.

Hiburan dimulai sekitar pukul 22.00 WIB ditandai dengan penyerahan wayang kulit dari Haryono kepada Dalang Ki Seno Nugroho. Terlihat penonton membludak memadati ruang lingkup panggung yang berdiri di halaman Lurah Haryono hingga duduk di jalan raya. Pengamanan pun melibatkan ormas, Polsek Purwosari dan TNI.

Berita Lainnya  Selenggarakan Pesta Rasulan 4 Hari Berturut-turut, Pemdes Katongan Tak Pungut Dana Dari Masyarakat

Sementara itu Kades Giritirto, Haryono menegaskan jika acara tersebut murni untuk menghibur masyarakatnya. Tujuan utamanya sebagai wujud rasa syukur atas dirinya terpilih dalam pesta demokrasi pilkades beberapa waktu lalu. Ia mampu memperoleh suara masyarakat terbanyak dibanding lawannya.

“Kepercayaan masyarakat Giritirto kepada saya sungguh luar biasa. Sehingga punya niatan untuk menghibur masyarakat dengan pagelaran wayang kulit ini,” jelasnya.

Adapun kelanjutan setelah pagelaran ini, Haryono mengaku akan semaksimal mungkin memajukan Giritirto dari segi infrastruktur, ekonomi masyarakat, pendidikan, akhlak serta sumber daya manusia. Potensi alam sebagai tempat piknik pun tak luput dari prioritasnya sebagai lurah. Tentunya dengan mengandalkan jaringan ke sejumlah kalangan yang sudah dia bangun selama ini.

Berita Lainnya  Hanya Kejar Praktis, Cara Berpakaian Adat Jawa Pegawai Pemkab Gunungkidul Dikritik Budayawan

“Disini ada Goa Cerme, telaga Ploso dan juga sumber air dalam goa. Mudah mudahan bisa kita angkat potensi itu untuk mensejahterakan warga,” tegas dia.

Haryono tidak mau disebut tukang umbar janji. Mantan Dukuh Ploso ini hanya akan membuktikan jika apa yang menjadi visi misinya bisa terwujud sesuai harapan. Sehingga diharapkan masyarakat yang ia pimpin bisa diajak gotong royong melancarkan program yang akan dia terapkan 6 tahun ke depan.

“Tanpa ikut campur masyarakat, pemerintah desa bukan apa apa,” tutupnya ketika sedang asyik menikmati wayang kulit dengan lakon Lahirnya Abimanyu tersebut.

 

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler