fbpx
Connect with us

Sosial

Tahun Ini, Kemiskinan di Gunungkidul Meninggi 0,62 Persen

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gunungkidul telah merilis angka kemiskinan, dimana berdasarkan survei dan perhitungan yang dilakukan tahun 2021 ini ada kenaikan sebesar 0,62 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Data yang ada sekarang ini kemiskinan sebesar 17,69 persen dan menjadi perhatian pemerintah.

Kepala BPS Gunungkidul Rintang Awan Eltribakti mengungkapkan angka kemiskinan di kabupaten Gunungkidul menjadi 17,68 persen dimana tahun sebelumnya sebesar 17,07 persen. Jika diangkakan sebanyak 135.330 jiwa tergolong masyarakat miskin.

Berdasarkan data tersebut angka kemiskinan di Gunungkidul sekarang ini bukanlah yang tertinggi, sebab di Kulonprogo sekarang sebesae 18,38 persen penduduknya yang masuk kategori miskin.

“Memang ada kenaikan, tapi kabupaten Kulonprogo lebih tinggi prosentasenya,” jelas Rintang, Selasa(28/12/2021).

Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Gunungkidul tahun ini berdasarkan kajian adalah 70,16. Angka ini masuk dalam klasifikasi “Tinggi”, namun di DIY, skor IPM Gunungkidul merupakan yang terendah.

“Data ini bisa jadi acuan hingga masukan bagi Pemkab Gunungkidul sebagai pemangku kebijakan,” ujar dia.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta turut menyoroti masih tingginya angka kemiskinan hingga rendahnya skor IPM tahun ini. Sejumlah upaya menekan angka kemiskinan hingga meningkatkan skor IPM sudah dilakukan, tahun-tahun kedepan pihaknya akan memaksimalkan program-program yang ada dan mencari terobosan anyar.

“Program-program yang ada harus sejalan dengan kondisi daerah, termasuk dengan menekan kemiskinan,” ujarnya.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler