Pemerintahan
Target 2020 Mulai Difungsikan, RSUD Saptosari Hingga Kini Belum Punya Tenaga Medis
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pembangunan fisik RSUD tipe D di wilayah Kecamatan Saptosari saat ini sudah memasuki ke tahap finishing. Namun demikian, rumah sakit yang berada di kawasan pesisir tersebut belum dapat melakukan perekrutan tenaga medis lantaran belum adanya penetapan dari bupati terkait dengan pejabat struktural rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menjelaskan, saat ini sudah tidak ada penambahan pembangunan fisik di RSUD Saptosari. Pihaknya mengebut pengerjaan taman serta sedikit polesan untuk finishing bangunan rumah sakit.
“Tahun 2019 fokus finishing, nambah dikit-dikit misal taman dan lainnya, untuk bangunan sudah cukup,” kata Dewi kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Kamis (25/07/2019).
Ia memaparkan, pihaknya menargetkan seluruh pengerjaan proyek tersebut akan rampung pada akhir tahun 2019 ini. Sehingga pada awal 2020 RSUD Saptosari dapat difungsikan.
Namun begitu, hal lain yang masih membutuhkan perhatian yakni terkait dengan pengadaan tenaga medis. Pasalnya, hingga saat ini pihaknya masih menunggu penetapan bupati tentang pejabat struktural rumah sakit tersebut.
“Setelah ada penetapan baru kita bisa menyusun stafnya bersama pejabat di rumah sakit itu,” kata dia.
Terkait dengan kemungkinan pengunaan tenaga medis sementara dari RSUD Wonosari Dewi tidak menutup kemungkinan. Namun ia berharap nantinya tidak menganggu pelayanan di RSUD Wonosari.
“Harapannya tidak menganggu pelayanan di RSUD Wonosari,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka memaparkan, pada tahun 2019 ini, pembangunan fisik berupa pengolahan limbah serta fasilitas penunjang lain tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman.
“Tahun ini juga ada alokasi pengadaan alkes (alat kesehatan) untuk RSUD Saptosari senilai Rp 12 miliar. Saat ini sedang proses pengadaan,” beber Dewi.
Pengadaan senilai Rp 12 miliar tersebut hanyalah sebagian kecil dari kebutuhan alkes. Sebab, jika untuk memenuhi kebutuhan peralatan kesehatan dengan standar yang ditentukan membutuhkan dana sekitar Rp 60 miliar rupiah.
“Untuk rinciannya (alkes) saya kurang begitu hafal. Intinya kita nyicil dulu, karena alkes yang kita butuhkan senilai Rp 50-60 miliar. Semoga tahun 2020 bertahap dapat kita cukupi,” terang dia.
Selain pembangunan fisik dan pengadaan alkes, tahun ini pemerintah juga sedang mengusulkan pejabat struktural untuk nantinya menempati RSUD Saptosari. Pihaknya berharap, sejumlah nama yang diusulkan segera diangkat dan dilantik oleh bupati.
“Pejabat struktural tersebut yang akan kita dampingi untuk menyiapkan beberapa regulasi dalam rangka operasional tahun 2020,” ucap dia.
Perlu diketahui, pembangunan RSUD Saptosari sendiri telah dimulai sejak tahun 2017 silam dengan total anggaran Rp 19 miliar. Adapun rinciannya, Rp 15 miliar pada tahap pertama pada tahun 2017, kemudian Rp 25 miliar pada tahun 2018 dan Rp 9 miliar pada 2019.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized6 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized3 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pemerintahan4 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
