Pariwisata
Targetkan Raup 2 Miliar Selama Libur Akhir Tahun, Dinas Berharap Cuaca Cerah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Masa libur panjang akhir tahun menjadi harapan terakhir Dinas Pariwisata Gunungkidul dalam rangka pemenuhan target restribusi wisata. Selama musim libur Natal dan tahun baru tersebut, pemerintah menargetkan dapat meraup pendapatan retribusi hingga Rp 2 miliar atau dengan jumlah kunjungan 268.290 wisatawan. Dengan capaian ini, diharapkan mampu menutup capaian terget Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 ini.
Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Harry Sukmomo mengatakan, dalam persiapan menyambut libur natal dan tahun baru ini pihaknya akan berkoordinasi dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rencananya, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi pada 10 Desember 2019 mendatang.
“Rencananya untuk menyukseskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kami menyiapkan personil sebanyak 500 orang yang terdiri dari beberapa OPD dan juga dari Pokdarwis. Kami baru akan melakukan rapat pada tanggal 10 mendatang untuk pembahasannya,” katanya, Sabtu (06/12/2019).
Ia menjelaskan, kawasan pantai selatan sendiri masih menjadi andalan Pemkab Gunungkidul dalam meraup pundi rupiah dari retribusi wisatawan. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan BMKG guna memantau keamanan gelombang bagi wisatawan.
“Kami berharap cuaca bersahabat. Namun jika tiba-tiba terjadi gelombang tinggi, masih banyak destinasi wisata di Gunungkidul seperti Ngelanggeran serta desa-desa wisata yang bisa menjadi alternatif,” papar dia.
Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pelaku wisata untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Seperti diantaranya dengan mencantumkan harga jual dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar bagi para pemilik warung makan khususnya di tempat wisata. Hal semacam ini juga dilanggar akan berdampak buruk bagi wisata Gunungkidul. Pihaknya akan menetapkan sanksi sosial dan memberikan pembinaan bagi pedagang nakal.
“Kalau hukuman kami tidak ada paling hanya sanksi sosial, tetapi kami selalu memberikan pembinaan bagi pedagnag-pedagang nakal, pembinaan selalu kami berikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti, berharap libur Nataru dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gunungkidul. Hingga bulan terakhir di tahun 2019 ini, pihaknya baru mendapatkan sebanyak 75 persen dari target yang ditentukan. Pihaknya berharap membludaknya kunjungan pada libur natal dan tahun baru ini dapat menutup kekurangan PAD.
“Mudah-mudahan Nataru bisa membantu dalam mencapai target PAD yang sudah ditentukan,” pungkas dia.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
