fbpx
Connect with us

Pariwisata

Targetkan Raup 2 Miliar Selama Libur Akhir Tahun, Dinas Berharap Cuaca Cerah

Diterbitkan

pada tanggal

Wonosari,(pidjar.com)–Masa libur panjang akhir tahun menjadi harapan terakhir Dinas Pariwisata Gunungkidul dalam rangka pemenuhan target restribusi wisata. Selama musim libur Natal dan tahun baru tersebut, pemerintah menargetkan dapat meraup pendapatan retribusi hingga Rp 2 miliar atau dengan jumlah kunjungan 268.290 wisatawan. Dengan capaian ini, diharapkan mampu menutup capaian terget Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2019 ini.

Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Harry Sukmomo mengatakan, dalam persiapan menyambut libur natal dan tahun baru ini pihaknya akan berkoordinasi dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rencananya, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi pada 10 Desember 2019 mendatang.

“Rencananya untuk menyukseskan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), kami menyiapkan personil sebanyak 500 orang yang terdiri dari beberapa OPD dan juga dari Pokdarwis. Kami baru akan melakukan rapat pada tanggal 10 mendatang untuk pembahasannya,” katanya, Sabtu (06/12/2019).

Ia menjelaskan, kawasan pantai selatan sendiri masih menjadi andalan Pemkab Gunungkidul dalam meraup pundi rupiah dari retribusi wisatawan. Untuk itu pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan BMKG guna memantau keamanan gelombang bagi wisatawan.

Berita Lainnya  Ngabuburit di Embung Batara Sriten, Menikmati Keindahan Sunset

“Kami berharap cuaca bersahabat. Namun jika tiba-tiba terjadi gelombang tinggi, masih banyak destinasi wisata di Gunungkidul seperti Ngelanggeran serta desa-desa wisata yang bisa menjadi alternatif,” papar dia.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh pelaku wisata untuk menjaga kenyamanan wisatawan. Seperti diantaranya dengan mencantumkan harga jual dan tidak menaikkan harga secara tidak wajar bagi para pemilik warung makan khususnya di tempat wisata. Hal semacam ini juga dilanggar akan berdampak buruk bagi wisata Gunungkidul. Pihaknya akan menetapkan sanksi sosial dan memberikan pembinaan bagi pedagang nakal.

“Kalau hukuman kami tidak ada paling hanya sanksi sosial, tetapi kami selalu memberikan pembinaan bagi pedagnag-pedagang nakal, pembinaan selalu kami berikan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asti Wijayanti, berharap libur Nataru dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Gunungkidul. Hingga bulan terakhir di tahun 2019 ini, pihaknya baru mendapatkan sebanyak 75 persen dari target yang ditentukan. Pihaknya berharap membludaknya kunjungan pada libur natal dan tahun baru ini dapat menutup kekurangan PAD.

Berita Lainnya  Kawasan Barat Mulai Bergeliat, Sejumlah Obyek Wisata Pantai Baru Mulai Bermunculan

“Mudah-mudahan Nataru bisa membantu dalam mencapai target PAD yang sudah ditentukan,” pungkas dia.

Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler