Pemerintahan
Tegaskan Kawasan Pasir Tak Boleh Dibangun Bangunan, Kementrian Pariwisata Siap Bantu Penataan Pantai Selatan
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Asa warga Gunungkidul maupun wisatawan untuk bisa melihat kawasan pantai Gunungkidul yang lebih asri bisa jadi segera terwujud. Pasalnya, saat ini penataan kawasan pantai di Gunungkidul ini mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyatakan bahwa pihaknya siap untuk membantu Pemkab Gunungkidul dalam menata kawasan pantai selatan. Meski demikian, ia meminta Pemerintah Kabupaten Gunungkidul agar segera membuat proposal bantuan terkait dengan perbaikan kawasan pantai.
Menurut Menpar, penataan secara menyeluruh sangat diperlukan untuk mencegah adanya kerusakan yang lebih parah apabila terjadi bencana gelombang pasang seperti yang terjadi beberapa waktu silam.
“Kerusakan yang lebih parah harus diantisipasi,” papar Arief ketika ditemui saat berkunjung ke Gunungkidul, Selasa (31/07/2018) siang.
Arief mengatakan, proposal ini bertujuan agar penataan kawasan pantai bisa dilakukan dalam waktu dekat. Dirinya khawatir jika tidak segera ada tindakan maka kerusakan di pesisir pantai Gunungkidul semakin parah.

"Proposal dalam bentuk simpel saja. Silahkan rekan-rekan Pemkab Gunungkidul saya tunggu dalam waktu dekat ini segera dikirim ya," ujar Arief yang menghadiri dialog nasional di Gedung Serba Guna Siyono, Kecamatan Playen, Selasa (31/07/2018) siang.
Secara khusus, Arief menyoroti masih maraknya pembangunan yang dilakukan masyarakat maupun pelaku wisata di sempandan pantai. Selain melanggar aturan, bangunan di sempadan pantai ini sangat merusak estetika. Ia berharap ke depan, tidak ada lagi bangunan yang berdiri di atas pasir.
"Harusnya itu tidak ada (bangunan di sempadan pantai). Jadikanlah pantai itu sebagai beranda depan rumah kita," tandas Arief.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan hadirnya Menteri Pariwisata diharapkan mampu memberi saran ihwal pengembangan wisata Gunungkidul. Khususnya terkait dengan rencana penataan pantai yang kini tengah dikebut Pemkab.
"Dari Pemkab, saat ini pantai yang diproyeksikan akan ditata adalah Pantai Baron pada 2020 nanti. Disusul Pantai Kukup pada tahun berikutnya," ucap Asti.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
