fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Tegaskan Kawasan Pasir Tak Boleh Dibangun Bangunan, Kementrian Pariwisata Siap Bantu Penataan Pantai Selatan

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Asa warga Gunungkidul maupun wisatawan untuk bisa melihat kawasan pantai Gunungkidul yang lebih asri bisa jadi segera terwujud. Pasalnya, saat ini penataan kawasan pantai di Gunungkidul ini mulai mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyatakan bahwa pihaknya siap untuk membantu Pemkab Gunungkidul dalam menata kawasan pantai selatan. Meski demikian, ia meminta Pemerintah Kabupaten Gunungkidul agar segera membuat proposal bantuan terkait dengan perbaikan kawasan pantai.

Menurut Menpar, penataan secara menyeluruh sangat diperlukan untuk mencegah adanya kerusakan yang lebih parah apabila terjadi bencana gelombang pasang seperti yang terjadi beberapa waktu silam.

“Kerusakan yang lebih parah harus diantisipasi,” papar Arief ketika ditemui saat berkunjung ke Gunungkidul, Selasa (31/07/2018) siang.

Berita Lainnya  Dinas Datangkan APD Untuk Tenaga Medis Senilai 1,5 Miliar

Arief mengatakan, proposal ini bertujuan agar penataan kawasan pantai bisa dilakukan dalam waktu dekat. Dirinya khawatir jika tidak segera ada tindakan maka kerusakan di pesisir pantai Gunungkidul semakin parah.

"Proposal dalam bentuk simpel saja. Silahkan rekan-rekan Pemkab Gunungkidul saya tunggu dalam waktu dekat ini segera dikirim ya," ujar Arief yang menghadiri dialog nasional di Gedung Serba Guna Siyono, Kecamatan Playen, Selasa (31/07/2018) siang.

Secara khusus, Arief menyoroti masih maraknya pembangunan yang dilakukan masyarakat maupun pelaku wisata di sempandan pantai. Selain melanggar aturan, bangunan di sempadan pantai ini sangat merusak estetika. Ia berharap ke depan, tidak ada lagi bangunan yang berdiri di atas pasir.

Berita Lainnya  Pembahasan Perbup Hampir Selesai, Gaji Kades dan Perangkat Desa di Gunungkidul Setara PNS

"Harusnya itu tidak ada (bangunan di sempadan pantai). Jadikanlah pantai itu sebagai beranda depan rumah kita," tandas Arief.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan hadirnya Menteri Pariwisata diharapkan mampu memberi saran ihwal pengembangan wisata Gunungkidul. Khususnya terkait dengan rencana penataan pantai yang kini tengah dikebut Pemkab.

"Dari Pemkab, saat ini pantai yang diproyeksikan akan ditata adalah Pantai Baron pada 2020 nanti. Disusul Pantai Kukup pada tahun berikutnya," ucap Asti.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler