Politik
Telah Sampai di Gunungkidul, Tabloid Kontroversial Indonesia Barokah Diduga Akan Disebar ke Rumah-rumah Ibadah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Beberapa waktu terakhir ini, mulai beredar sebuah tabloid bernama Tabloid Indonesia Barokah ke sejumlah wilayah di Indonesia. Penyebaran dari tabloid ini sendiri dikabarkan telah masuk sampai ke Gunungkidul. Tabloid yang isinya diduga menyudutkan salah satu pasangan capres itu kini telah dalam pengawasan Bawaslu Gunungkidul. Dalam waktu dekat Bawaslu akan melakukan investigasi lebih mendalam terkait kabar masuknya tabloid ini di Gunungkidul sehingga berpotensi menimbulkan keresahan.
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarasono ketika dihubungi awak media membenarkan adanya laporan dugaan peredaran tabloid Indonesia Barokah di Gunungkidul. Informasi yang diterima Bawaslu, tabloid tersebut saat ini berada di Kantor Pos Kecamatan Ngawen.
“Iya (ada informasi tabloid Indonesia Barokah di Kecamatan Ngawen). Saya juga baru mendengar, tapi sifatnya informasi tidak resmi,” kata Is Sumarasono, Kamis (24/01/2019).
Is menambahkan, informasi yang diterima pihaknya, tabloid tersebut bisa sampai di Gunungkidul lantaran dikirim via pos. Namun demikian, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan kebenarkan kabar dengan mendatangi tempat yang dimaksud.
Nantinya, menurut Is, jika benar tabloid tersebut merupakan tabloid Indonesia Barokah, pihaknya akan melakukan pengkajian. Rencananya, hari ini pihaknya akan melakukan investigasi lebih mendalam.

“Tetapi, tentu secara informasi itu (keberadaan tabloid Indonesia Barokah di Kantor Pos Ngawen) kita dalami. Kita baru lakukan upaya investigasi terhadap informasi itu dengan mendatangi Kantor Pos (Kecamatan Ngawen),” ujarnya.
Disinggung mengenai banyaknya eksemplar tabloid yang dimaksud, Is belum mengetahuinya secara pasti. Akan tetapi, dari informasi yang diterimanya, bahwa tabloid tersebut berjumlah banyak dan sengaja akan disebarkan secara luas.
“Kelihatannya (tabloid Indonedia Barokah) mau distribusikan ke tempat ibadah, tapi arahnya ke mana kita belum tahu pasti,” ucapnya.
Ia menambahkan, jika nantinya informasi tersebut benar adanya, pihak Bawaslu akan melakukan kajian terkait apakah ada unsur pelanggaran atau tidak dalam kasus tersebut.
“Kalau nantinya ada indikasi pelanggaran tentu bagian dari kepentingan Bawaslu (Kabupaten Gunungkidul),” imbuh Is.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized7 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
