Connect with us

Sosial

Tempat Hiburan Malam Terbesar di Gunungkidul Disegel Satpol PP, Para Pekerja Yakin Akan Segera Buka Kembali

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Drama yang terjadi di tempat hiburan malam terbesar di Gunungkidul, kompleks Hotel Orchid berakhir dengan penutupan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gunungkidul. Pada Jumat (02/03/2018) kemarin, secara resmi, sejumlah personel Satpol PP Gunungkidul menyegel tempat karaoke dan juga dilengkapi dengan kafe ini. Sebelum dilakukan penutupan, Orchid Karaoke dan Queen Café yang berlokasi di Desa Mulo, Kecamatan Wonosari ini juga sempat bermasalah dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul. Bahkan sejumlah pejabat di lingkungan Disnakertrans Gunungkidul yang dipimpin Kepala Dinas, Tommy Harahap sempat mencak-mencak saat menyambangi kawasan tempat hiburan tersebut. Pasalnya, manajemen tempat hiburan itu dianggap mengabaikan panggilan dari dinas terkait aduan masalah ketenagakerjaan oleh mantan pegawainya.

Berita Lainnya  Sempat Minta Maaf Tertular Corona, Kepulangan Sunardi Disambut Hangat Warga

Berkaitan dengan penyegelan ini, para pekerja di lokasi hiburan itu menyatakan tak khawatir. Mereka masih mempercayai baik Orchid Karaoke maupun Queen Cafe bisa segera beroperasi kembali

Kabid Trantib Satpol PP Gunungkidul, Alsinto mengatakan, pihaknya terpaksa mengambil langkah tegas lantaran sebelumnya telah berulang kali memberi peringatan terhadap pihak Orchid untuk segera mengurus perizinan. Baik Orchid Karaoke maupun Queen Café yang berlokasi di Hotel Orchid disebut Alsinto memang tidak mempunyai izin.

Namun, selama ini, peringatan tersebut diindahkan, sehingga berdasarkan perintah dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Satpol PP menutup tempat hiburan tersebut. Rencananya, tempat hiburan itu baru diperbolehkan buka setelah urusan perizinan terselesaikan.

"Karoke dan kafenya telah melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2013. Kalau hotelnya tidak ada masalah," tuturnya, Sabtu (03/03/2018) petang tadi.

Setelah penutupan paksa, tempat karaoke tersebut tidak diperbolehkan membuka usahanya selama yang bersangkutan belum memiliki izin resmi. Apabila nekat beroperasi sebelum izin turun, Alsinto mengancam akan menempuh jalur hukum.

Berita Lainnya  Operasi Keselamatan Progo Resmi Berakhir, Ratusan Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Razia

"Selama tidak ada izin dan sudah diberi peringatan tapi tidak ada respon, kita wajib menutup, pasang papan peringatan dan menghentikan semua kegiatan yang dilakukan," tegasnya.

Terpisah, salah seorang pekerja Orchid Karaoke, Sugiono mengaku kaget adanya penutupan karaoke tempatnya bekerja tersebut. Meski begitu, ia mengatakan tidak begitu resah terhadap nasibnya ke depan. Sugiono meyakini pemilik tempat hiburan akan segera mengurus perizinan supaya kegiatan bisa beroperasi kembali dengan normal.

"Di sini yang lain masih bekerja seperti biasa. Kecuali yang khusus bekerja di tempat karaoke sama kafenya diliburkan dulu untuk sementara. Saya yakin pasti nanti dibuka lagi," kata dia yang bekerja sebagai teknisi kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com.

Berita Lainnya  Sabet Penghargaan Desa Wisata Terbaik Dunia, Nglanggeran Langsung Dapat Perhatian Menteri

Adapun berdasarkan pantauan wartawan, saat ini aktivitas hanya terlihat di hotelnya saja. Sementara untuk karaoke dan kafe telah terpasang papan peringatan yang memberitahukan bahwa tempat tersebut telah ditutup.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis6 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler