Sosial
Regristrasi SIM Gunakan Nomor KK dan NIK Berbahaya, Dukcapil : Itu Hoax
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Meski batas waktu registrasi ulang kartu prabayar telah lewat, namun rupanya masih banyak pengguna yang belum mendaftarkannya. Hal ini lantaran selain karena kesulitan dalam mendaftar ulang, keamanan data pribadi menggunakan NIK dan KK masih dipertanyakan.
Kekhawatiran ini diperparah dengan beredarnya kabar bahwa regristrasi sim card menggunakan NIK dan nomor KK memungkinkan ada penyalahgunaan oknum tak bertanggung jawab dalam memanfaatkan kepentingan politik seperti Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Mengingat, NIK dan KK bersifat rahasia, kabar tersebut tentu membuat masyarakat resah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gunungkiul, Eko Subiantoro menegaskan bahwa kabar tersebut hoax. Masyarakat diminta tidak perlu risau pasalnya alasan pemerintah membuat kebijakan agar masyarakat meregistrasi kartu SIM mereka karena salah satunya berguna untuk meredam tindak kejahatan.
"Itu hoax, ikuti saja layanan regristrasi. Karena data baik NIK dan Nomor KK itu sudah dilindungi negara," kata Eko kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Senin (05/03/2018).
Ditambahkan Eko, bukan hal yang mudah bagi siapapun dalam mengakses data penduduk. Admin juga wajib membuat pernyataan bahwa akses hanya uuntuk kepentingan tertentu. Admin tidak bebas membuka data, sebab registrasi data seluler yang dilakukan pemerintah justru untuk melindungi warga negara dari kejahatan siber.

"Ada tingkat ijin mengakses data penduduk, kalau di institusi pusat ijinnya pada Mendagri, tingkat propinsi pada gubernur, tingkat kabupaten kota pada Bupati/Walikota," lanjut Eko.
Ia pun meminta masyarakat yang tak mau menjadi korban kejahatan siber untuk tak mempercayai hoax tersebut dan segera mendaftarkan data selulernya. Terlebih, lanjut Eko, yang diminta Kementerian Kominfo hanya nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (KK), bukan data pribadi lain yang sifatnya rahasia.
"Sekali lagi jangan khawatir, tidak semua orang bisa mengakses data yang anda miliki. Semua data diamankan negara," pungkas dia.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
