fbpx
Connect with us

Pariwisata

Tingkat Kunjungan Wisatawan Capai Ratusan Ribu, Perputaran Uang Selama Libur Lebaran Diperkirakan Lebih Dari 25 Miliar

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Libur Lebaran tahun 2022 membawa berkah bagi masyarakat serta pelaku usaha di Kabupaten Gunungkidul. Selama liburan kemarin tercatat ada 257.451 orang masuk ke destinasi wisata di Bumi Handayani. Perputaran uang selama libur lebaran ini pun diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, M. Arif Aldian mengatakan, kunjungan wisatawan selama liburan kemarin di hari pertama tembus pengunjung sebanyak 5.138 orang, kemudian di hari kedua tembus diangka 21.736 pengunjung sedangkan pada hari ketiga di angka 48.364 orang. Menurut Arif, tingkat kunjungan pada hari-hari berikutnya sendiri pun juga terus naik.

“Total sampai Minggu sore kemarin ada 257.451 pengunjung masuk wisata di Gunungkidul selama libur lebaran ini,” terang Arif Aldian, Senin (09/05/2022).

Menurut Arif, puncak kunjungan libur lebaran sendiri terjadi pada Jumat dan Sabtu kemarin. Kawasan pantai selatan masih menjadi idola bagi para wisatawan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan melalui plat nomor kendaraan yang masuk ke kawasan pantai selatan, wisatawan yang masuk sangatlah bervariatif. Mulai dari Bandung, Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur dan sekitarnya.

Ia menjelaskan dari kunjungan yang sangat tinggi tersebut, didapat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi sekitar 1,9 miliar rupiah.

Berita Lainnya  Keluh-kesah Wali Murid SMK 45 Wonosari Tentang Bantuan PIP Yang Dipotong dan Tak Pernah Diterimakan Pada Siswa

“Untuk perputaran uang kami masih belum bisa memperkirakannya ya, tapi dengan tingginya jumlah wisatawan, tentunya peningkatannya akan sangat signifikan,” imbuh Arif Aldian.

Sementara itu, anggota Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gunungkidul, Eko Rustanto mengatakan, berjubelnya wisatawan yang masuk ke Gunungkidul selama libur lebaran sendiri menjadi berkah khususnya bagi para pelaku wisata. Ia memperkirakan, perputaran uang di Gunungkidul mencapai puluhan miliar rupiah. Diestimasikan, satu orang bisa meninggalkan atau membelanjakan uang sebesar Rp 100.000 untuk berbagai keperluan baik makan, minum maupun yang lainnya.

“Perputaran uang di kawasan wisata selama libur lebaran ini kalau saya estimasi bisa lebih dari 25 miliar rupiah,” papar dia.

Mulai dari TPR, warung-warung makan di obyek wisata, persewaan peralatan hingga toko oleh-oleh mendapatkan kue perputaran uang libur lebaran. Kendati demikian, ia berpendapat uang yang ditinggalkan wisatawan seharusnya bisa lebih besar. Meski begitu, ia menyadari tidak sedikit dari wisatawan yang membawa bekal makanan sendiri. Hal ini yang menjadi PR pemerintah ke depannya, meningkatkan lama tinggal dan meningkatkan uang yang dibelanjakan oleh wisatwan.

“Saya kira lebaran ini paling banyak pemudik yang berdampak pada meningkatnya kunjungan wisatawan ke Gunungkidul karena mereka ngempet selama pandemi 3 tahun baru ini diperbolehkan mudik lebaran. Mudah mudahan pendemi ini berakir dan pergerakan ekonomi mulai lagi, sehingga ekonomi mulai pulih,” papar Eko Rustanto.

Ia menjelaskan kedepan dengan semakin banyaknya hotel-hotel dan rumah makan yang berdiri di Gunungkidul dapat mempengaruhi perputaran uang di Bumi Handayani. Sebab lama tinggal mereka akan lebih lama, biaya yang dikeluarkan juga bertambah.

Berita Lainnya  Serangan Landak Hancurkan Ladang Pertanian, Warga Berburu Hingga ke Goa-goa

“Yang harus dipastikan Pemda adalah pajak hotel yg ada garis sesuai dengan aturan yg ada, pajak restoran atau rumah makan harus di tingkat kan sesuaikan Perda. Program tapingboox harus efektif,” paparnya.

Sementara itu, Kepala UPT Kebersihan dan Pertanaman, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Heri Kuswantoro mengatakan, momentum libur lebaran ini volume sampah juga meningkat drastis dibandingkan dengan hari biasanya. Pihaknya mengerahkan tim untuk tetap bekerja dalam pengambilan sampah.

“Iya ada peningkatan baik rumah tangga maupun wisata. Kalau kawasan wisata setiap hari kami ambil,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler