fbpx
Connect with us

Info Ringan

Tujuh Trend Arsitektur Terbaru yang Mulai Populer

Diterbitkan

pada tanggal

Jogja,(pidjar.com)–Berbicara mengenai tren arsitektur, salah satu aspek arsitektur yang kerap luput dari pengamatan ini kerap berganti dan juga berkembang seiring berkembangnya pula teknologi dan gaya arsitektur yang ada. Untuk melihat lebih dekat mengenai tren arsitektur, berikut ulasan tujuh trend arsitektur yang populer dan mulai diminati oleh para arsitek dan juga penggemar dunia arsitektur dilansir dari dekoruma.com!

Trend Arsitektur Futuristik

Salah seorang arsitek dunia yang terkenal akan gaya arsitektur futuristiknya adalah Zaha Hadid. Ciri khas dari arsitektur futuristik yang ia populerkan adalah ketiadaan sudut, warna-warna basic (yang cenderung putih dan colorless) dan juga bentuk dinamis yang jauh dari kata konvensional. Hal ini membuat banyak karya arsitektur futuristik menjadi landmark atau ikon dari area tempat ia dibangun. Meski lebih umum diterapkan pada bangunan komersial berskala besar, arsitektur futuristik kini perlahan mulai dilirik sebagai salah satu gaya arsitektur yang bisa jadi pilihan desain arsitektur residensial, termasuk juga di Indonesia. Mulai banyak rumah-rumah yang hadir dengan arsitektur yang lebih berani dan bentuk-bentuk futuristik menunjukkan bahwa tren arsitektur satu ini mulai diminati. Siapa sangka, ternyata gaya futuristik nggak sepenuhnya menghilangkan kesan homey pada hunian. Bisa dikatakan bahwa tren futuristik pada arsitektur merupakan penerus saat arsitektur modern mulai menjadi trend beberapa tahun lalu.

Trend Arsitektur Retro dan Vintage

Konsep jadul kini sangat digemari diberbagai bidang, mulai dari musik hingga film. Dunia arsitektur-pun nggak ketinggalan terkena dampak dari demam throwback ke berbagai hal-hal yang berbau retro dan vintage. Meski memiliki kesan jadul, trend arsitektur bergaya retro dan juga vintage justru dipopulerkan kembali oleh generasi millenial yang notabene masih berusia muda. Selain dari desain vintage itu sendiri, material-material retro dan vintage seperti ubin keramik terakota dan berbagai perabot serta furnitur-furnitur jati bergaya vintage kini kembali meroket popularitasnya karena dianggap sangat instagrammable bagi anak muda. Penggunaan dekorasi eksentrik seperti gramaphone, piringan hitam, radio tua, dan berbagai peralatan vintage juga kembali menjadi tren yang digemari seiring menyebarnya tren arsitektur retro dan vintage ini. Banyak hal pada hunian yang sebenarnya bisa dieksplorasi untuk menghadirkan atmosfer jadul yang tengah menjadi tren ini. Gaya arsitektur retro dan vintage memang dipercaya bisa memberikan kesan lebih hangat, homey, dan kini memiliki nilai artistik sebagai nilai tambah yang menjadi alasan mengapa tren arsitektur ini digemari.

Berita Lainnya  Tujuh Manfaat Minyak Cendana

Arsitektur Industrial  

Pasti banyak yang sudah merasa familiar dengan gaya arsitektur yang satu ini, mengingat arsitektur industrial ramai diminati beberapa tahun belakangan ini. Meski awalnya banyak diaplikasikan pada ruang-ruang komersial yang lebih publik, tren arsitektur industrial mulai dilirik untuk diterapkan pada arsitektur rumah hunian. Misalnya saja pada desain interior kamar tidur. Exposed material dan juga penggunaan elemen arsitektur yang umumnya jarang diaplikasikan pada rumah tinggal membuat gaya arsitektur ini selalu jadi pilihan anti-mainstream. Salah satu tanda bahwa tren arsitektur ini masih diminati adalah munculnya produk-produk konvensional dengan varian yang lebih industrial seperti keramik dengan tekstur beton hingga pipa dekoratif untuk melengkapi tampilan arsitektur industrial. Tren arsitektur industrial juga memberikan kebebasan dalam berkreasi dengan berbagai material tak lazim dalam rancangan rumah, menjadikannya lazim serta nyaman untuk ditempati.

Tren Arsitektur All-Black 

Berbicara mengenai tren arsitektur, maka kita juga bisa berbicara mengenai warna. Setiap dekade, pengaplikasian warna yang dianggap estetis pada desain rumah selalu berubah dan mengikuti trend arsitektur yang ada. Untuk tren warna yang cukup mencolok yang mencuri perhatian beberapa tahun belakangan adalah gaya arsitektur yang mengaplikasikan warna full hitam atau didominasi warna gelap. Misalnya saja interior rumah serba hitam. Siapa sangka, warna yang sering dianggap nggak lazim ini justru memberikan kesan elegan sekaligus trendi pada hunian! Warna hitam pekat membantu arsitektur dari rumah jadi lebih menonjol dan memberikan statement yang kuat.

Konsep Back to Nature dan Arsitektur Hijau

Meski bukanlah tren arsitektur baru, seiring maraknya isu lingkungan hidup dan juga pemanasan global, konsep arsitektur yang menyatu dengan alam kembali menjadi perhatian dan diminati. Mulai dari pemanfaatan material yang ramah lingkungan hingga sistem arsitektur yang memanfaatkan sumber daya alam yang terbarukan semakin banyak diaplikasikan pada rumah-rumah. Hunian yang dibangun harus mencerminkan ciri-ciri rumah ramah lingkungan. Pengaplikasian sederhana seperti membuat taman vertikal, roof garden, hingga solar panel adalah contoh dampak merebaknya tren arsitektur satu ini. Banyak yang meyakini bahwa konsep arsitektur back to nature bisa memberikan solusi terhadap berbagai masalah lingkungan hidup. Namun, di luar hal tersebut, konsep “hijau” pada arsitektur rumah juga membantu rumah lebih nyaman untuk dihuni, sehingga nggak ada salahnya mengikuti tren arsitektur satu ini.

Berita Lainnya  Lima Kebiasaan Buruk Pemicu Masalah Kesehatan Dari Pria

Arsitektur Tematik

Mengulik berbagai tren arsitektur sebelumnya, beberapa hal yang bisa ditarik sebagai kesimpulan adalah mulai beraninya para arsitek mengolah arsitektur dari sebuah rumah hunian. Hal yang sama tercermin dari tren arsitektur satu ini yaitu arsitektur tematik. Yang dimaksud dari arsitektur tematik adalah pengaplikasian sebuah tema secara total pada rancangan arsitektur. Contoh dari pengaplikasian arsitektur tematik adalah rancangan arsitektur rumah piano dengan totalitas bentuk, rumah Jawa dengan implementasi elemen-elemen arsitektur Jawa secara eksplisit, dan berbagai rumah dengan tema arsitektur berbeda namun diwujudkan secara total dan eksplisit. Nggak cuma gaya modern dan futuristik, arsitektur tematik ini juga bisa diterapkan dengan konsep vernakular dan tradisional. Untuk kamu yang ingin mengekspresikan diri lewat hunian secara frontal, arsitektur tematik bisa menjadi jawaban karena kamu bisa menerjemahkan berbagai tema secara harafiah dengan mengikuti trend arsitektur ini.

Arsitektur Modern dan Minimalis  

Untuk beberapa orang yang mungkin masih belum cukup nyaman keluar dari “garis merah”, gaya arsitektur modern dan minimalis masih menjadi pilihan aman paling populer. Bentuk-bentuk geometris, warna-warna monokrom yang dipadukan dengan warna kontras, hingga minim elemen dekoratif merupakan tren arsitektur modern minimalis yang sudah lama banyak diikuti oleh orang-orang.

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler