fbpx
Connect with us

Sosial

Urus Surat Cerai, Warga Pundungsari Justru Dirayu Hingga Dikirimi Video Porno Oleh Lurah

Diterbitkan

pada

Semin, (pidjar.com)–Tindakan tak terpuji dilakukan oleh Lurah Pundungsari, Kapanewon Semin. Pemimpin masyarakat tersebut diadukan oleh salah seorang warganya, Bunga (bukan nama sebenarnya) lantaran telah merayu hingga mengirimkan video porno.

Kepada pidjar.com, diceritakan Bunga, kejadian yang membuatnya trauma tersebut berawal ketika ia mengurus dokumen persyaratan perceraian di kantor kalurahan. Saat itu, ia ditemui langsung oleh Tm, yang merupakan lurah setempat. Bunga sendiri memang tengah memiliki masalah rumah tangga yang kemudian berujung dengan niat bercerai.

“Kejadiannya sudah sekitar sebulan yang lalu,” papar dia, Senin (21/02/2022).

Oleh Tm, Bunga lantas dilayani dengan memberikan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus perceraian di Pengadilan Agama. Namun kemudian, mulai muncul perilaku tak mengenakkan dari sang Lurah yang tampaknya melihat peluang lantaran Bunga akan bercerai. Mulai ada sejumlah kegenitan yang dilakukan oleh Tm. Bahkan, sang lurah sempat menawarkan bantuan mengantar secara langsung Bunga untuk menuju ke kantor Pengadilan Agama (PA) yang berada di Wonosari.

“(Lurah) Sempat menggoda, tak anter yo ayo ra popo,” katanya.

Godaan tersebut tak ditanggapi oleh Bunga. Ia memilih untuk memohon diri dan bergegas pergi dari kantor kalurahan. Namun ternyata hal tersebut tak berhenti sampai di situ. Berselang beberapa hari kemudian, sang lurah mengirimkan pesan pribadi melalui aplikasi perpesanan. Pesan itu berupa kiriman video. Betapa kagetnya Bunga lantaran saat dibuka, video tersebut merupakan video porno.

Bunga sendiri meyakini hal tersebut bukanlah ketidaksengajaan. Hal ini lantaran ketika ia menanyakan maksud dari pengiriman video itu, sang lurah justru memintanya untuk menonton.

Berita Lainnya  Dinilai Masih Beresiko, Para Santri Belum Direkomendasikan Untuk Kembali ke Pondok Pesantren

“Wes kebacut gek ditonton wae nek kirae pingin liyane ijin enek (sudah terlanjut, ditonton saja. Kalau sekiranya kepengin, masih ada yang lainnya),” ucap Bunga membacakan pesan singkat dari Tm.

Tak terima dengan perlakuan tersebut, Bunga lantas mengadu ke sejumlah kerabatnya. Alhasil, tingkah polah sang lurah kemudian tersebar di kalangan masyarakat.

Lantaran hal tersebut, berselang seminggu kemudian, sang lurah memintanya untuk bertemu. Ketika itu, dalam mediasi ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Gunungkidul. Dalam pertemuan tersebut, ia diminta untuk menandatangani surat perjanjian perdamaian. Mulanya, Bunga sempat menolak untuk tanda tangan. Akan tetapi, kemudian ia mengaku mendapatkan tekanan sehingga akhirnya menandatangani surat perjanjian perdamaian.

Berita Lainnya  Terpeleset Saat Mancing di Sungai, Pemuda Tewas Seketika

Adapun isi surat perdamaian itu selain permintaan maaf dari Lurah Pundungsari, juga janji untuk tidak akan mengulangi perbuatannya.

“Katanya siap dituntut secara hukum apabila aksi pelecehan seperti itu terjadi lagi,” lanjut dia.

Saat dikonfirmasi, Lurah Pundungsari Tm membenarkan adanya insiden pengiriman video porno kepada Bunga. Namun begitu, ia menyebut hal tersebut adalah hal yang tak disengaja. HP miliknya diduga terpencet dan mengirim video porno itu saat dikantongi tanpa sempat dikunci.

“HP saya belum terkunci saat dikantongi, namanya juga teknologi ada kelalaian,” beber Tm.

Tm sendiri mengaku sudah berdamai dan meminta maaf kepada Bunga. Pertemuan telah berlangsung dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

Berita Lainnya  Berkunjung ke Studio Pratisna, Mantan Anak Punk yang Kini Sukses Usaha Sablon

“Itu sudah selesai, ada surat pernyataan,” kata Lurah.

Sementara itu, anggota DPRD Gunungkidul, Eckwan Mulyana mengakui hadir dalam proses mediasi yang dilakukan oleh Tm dan Bunga. Dalam hal tersebut, ia dimintai tolong oleh warga yang mengadukan permasalahan tersebut. Ia hadir dalam kapasitas menengahi untuk mencari solusi damai diantara kedua belah pihak.

“Ini kan permasalahan antara warga di Semin, dan itu semua warga saya,” papar Eckwan.

Dalam pertemuan itu, ia sempat menegur Lurah Lundungsari yang sampai mengirim video porno kepada warganya. Meski disebut tak sengaja, namin hal tersebut selain tak elok juga melanggar sejumlah UU seperti ITE, Pornografi, Hingga PPA.

“Saya mengingatkan lurah untuk jangan sembrono. Hal seperti ini serius,” tutup dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler