fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Meski Sempat Kemalingan Sejumlah Peralatan Hingga Ratusan Juta, Pemkab Optimis RSUD Saptosari Beroperasi Tahun Depan

Diterbitkan

pada tanggal

Saptosari,(pidjar.com)—Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D di Kecamatan Paliyan terus dikebut oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul. Diharapkan rumah sakit yang berada di kawasan selatan ini dapat rampung di tahun 2019 dan dioperasikan pada tahun 2020 mendatang. Selama proses pembangunan sendiri, terdapat satu kejadian pencurian yang mengakibatkan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman menelan kerugian hingga ratusan juta.

Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul, Agus Subaryanto mengungkapkan,pembangunan RSUD Saptosari sendiri telah dimulai sejak tahun 2017 lalu. Dana sedikitnya 49 miliar rupia telah digelontorkan oleh pemkab Gunungkidul dalam proses penggarapannya dengan rincian 40 miliar di telah dikerjakan dari tahun 2017 hingga tahun 2018, dan 9 miliar untuk pembangunan ditahun 2019 ini.

Adapun dana 9 miliar yang dimanfaatkan dalam pembangunan ditahun 2019 ini digunakan untuk menyelesaikan pembangunan saluran Intalasi Pengelolaan Air Limbah dan beberapa fasilitas tambah lainnya.

“Target kami akhir 2019 ini pembangunan fisik maupun finishing sudah selesai,” kata Agus Subaryanto, Minggu (25/08/2019).

Kendati demikian beberapa pekan lalu terdapat peristiwa yang cukup merugikan pemkab Gunungkidul khususnya DPUPRKP. Pasalnya terdapat beberapa panel listrik dan peralatan lainnya seperti kabel-kabel yang dicuri oleh pelaku kejahatan. Kerugian pun diperkirakan mencapai ratusan juta. Mendapati kejadian ini, dari pihak dinas pun telah melaporkan ke Polres Gunungkidul untuk dilakukan pengusutan.

Berita Lainnya  Lima Tahun Berturut-turut Sukses Cegah Pernikahan Dini, Pemdes Mertelu Diganjar Penghargaan

“Untuk kerugian sendiri sudah kami perhitungkan, dan dilaporkan ke pihak berwajib. untuk mengganggu tidaknya proses pembangunan saya rasa tidak,”tambah dia

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty pihaknya dengan OPD lainnya masih focus dan mengebut proses pembangunan ataupun finisihing pada bangunan RSUD Sptosari. Jika sesaui dengan aturan yang berlaku, pembangunan sendiri rampun tahun 2019 dan ditahun 2020 siap dioperasikan. Disinggung mengenai sumber daya medis dan beberapa kelengkapan lainnya, Dewi mengungkapkan jika belum ada pembahasan lebih lanjut. Persiapan mengenai penyediaan sumber daya manusia, management dan beberapa fasilitas lain nantinya akan dibahas oleh dinas  terkait dengan pubati Gunungkidul.

“Persiapan sendiri kami upayakan semaksimal mungkin. Mulai dari teknis sampai dengan non teknis. Mudah-mudahan 2020 bisa digunakan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Hartanto mengatakan pembangunan ruamh sakit di kawasan Saptosari ini diharapkan mampu meningkatkan pengembangan kawasan pesisir. Selain itu juga meningkatkan kualitas dan kemudahan bagi warga di kawasan selatan untuk mendapatkan penangannan medis.

Berita Lainnya  Dirombak Total, Gedung Anyar Puskesmas 1 Wonosari Mulai Difungsikan Awal Desember

“Pembangunan rumah sakit ini juga sejalan dengan pembangunan jalur jalan lintas selatan (JJLS) sehingga memudahkan dalam mendapatkan pelayanan keshatan,” tambah Sri Hartanto.

Menurutnya, ini juga sebagai langkah dari pemerintah memberikan pelayanan dan fasilitas yang maksimal. Mengingat daerah di kawasan pesiri belum ada rumah sakit daerah, mereka yang hendak berobat harus ke daerah lain atau ke kota yang jaraknya juga lumayan jauh.

 

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler