fbpx
Connect with us

Info Ringan

Lima Perbedaan Garam Dapur Dan Garam Laut

Published

on

Jogja,(pidjar.com)–Tahu kah Anda bahwa ada banyak jenis garam? Di antaranya adalah garam dapur dan garam laut. Meski keduanya sama-sama berguna untuk menambah rasa asin pada masakan, tapi ternyata garam dapur dan garam laut berbeda, lho! Lalu, apa saja perbedaannya? Daripada penasaran, langsung saja simak ulasan Kania mengenai perbedaan garam dapur dan garam laut berikut ini, ya!

Proses Produksi Garam Dapur dan Garam Laut

Jika ditinjau dari proses pembuatannya, garam dapur biasanya merupakan hasil penambangan. Setelah itu, garam dapur akan melewati proses yang lebih panjang, di antaranya adalah proses penggilingan. Melalui proses yang panjang ini, waktu penyimpanan garam dapur pun akan jadi lebih lama. Saat ini, garam dapur yang dijual di pasaran ditambahkan yodium yang dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tiroid. Sementara itu, garam laut atau sea salt dibuat melalui proses evaporasi atau penguapan air laut, bahkan bisa juga dari danau air asin. Oleh karena itu, komponen yang terkandung di dalam garam laut tergantung dari jenis air yang digunakan. Mineral yang ada di dalam garam laut menciptakan warna dan juga rasa asin.

Berita Lainnya  Tujuh Tips Memoles Make Up  Natural Di Hari Raya

Tekstur Garam Dapur dan Garam Laut

Melalui proses produksi yang berbeda membuat tekstur garam dapur dan garam laut juga berbeda. Umumnya, garam dapur memiliki tekstur yang lebih halus daripada garam laut. Hal ini karena garam dapur sudah melewati proses penggilingan yang sekaligus membuang semua kotoran yang ada. Nah, kalau garam laut biasanya memiliki bentuk kristal yang tidak beraturan dan berukuran besar. Dengan demikian, tekstur garam laut jadi lebih kasar daripada garam dapur. Tingkat kekasaran garam laut ini pun ditentukan oleh kandungan mineral yang ada di dalamnya.

Kandungan Garam Dapur dan Garam Laut

Selain mengandung yodium, garam dapur juga mengandung natrium klorida murni sekitar 97% atau bahkan lebih tinggi. Tak hanya itu, garam dapur juga mengandung zat anti-caking yang berfungsi untuk mencegah penggumpalan garam.

Sama seperti garam dapur, garam laut juga mengandung natrium klorida alami, hanya saja kadarnya tergantung dari sumber dan proses produksinya. Selain itu, garam laut juga mengandung mineral kalium, seng, dan zat besi. Namun, karena dibuat melalui proses evaporasi, bisa saja garam laut tercemar oleh bahan logam, seperti timbal. Biasanya, semakin gelap warna garam laut, maka semakin tinggi juga kotoran dan zat mineral yang terkandung di dalamnya. Nah, kandungan kotoran dan mineral ini juga dapat memengaruhi rasa garam laut itu sendiri.

Berita Lainnya  Mengenal Arti Kecerdasan Emosional  Dan Lima Kategorinya

Mana yang Lebih Sehat, Garam Dapur atau Garam Laut?

Mungkin Anda sering mendengar bahwa garam laut lebih baik daripada garam dapur karena lebih alami. Namun sebenarnya, kedua jenis garam tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya saja garam laut yang dikatakan lebih sehat karena lebih alami dan banyak mengandung mineral ternyata bisa mengandung zat berbahaya karena mengalami pencemaran air laut sebelumnya. Begitu juga dengan garam dapur. Meskipun banyak zat mineral yang hilang karena melalui proses yang panjang, tapi usia garam dapur jauh lebih tahan lama dan tidak mudah menggumpal daripada garam laut. Cita rasa garam dapur pun biasanya lebih gurih.

Harga Garam Dapur dan Garam Laut

Pada umumnya, harga garam laut lebih mahal dibandingkan garam dapur. Hal ini karena garam laut lebih murni dan alami. Meskipun demikian, perbedaan harga ini tidak terlalu signifikan sehingga baik garam dapur maupun garam laut harganya masih sama-sama terjangkau.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler