Connect with us

Politik

Selisih Tipis dengan Incumbent, Timses Klaim Anti Kumala Sari Duduki Kursi Dewan dari Dapil IV

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Secara berjenjang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul melakukan rekapitulasi hasil perhitungan suara pada Pemilu 2024. Adapun saat ini, real quick masih terus berlangsung di tingkat kapanewon. Sementara dari masing-masing tim sukses (Timses) sejak 14 Februari kemarin sudah melakukan perhitungan cepat. Persaingan antar caleg di dalam partai politik maupun di beda politik pun cukup ketat.

Seperti halnya di daerah pilih (Dapil) IV Gunungkidul yang meliputi Semanu, Rongkop, Girisubo dan Tepus. Selisih antara caleg di Partai Golkar yaitu Anti Kumala Sari dengan Jumiran (incumbent) sangatlah tipis. Timses Anti sendiri mengklaim suara Anti lebih unggul dibandingkan dengan Jumiran. Calag anyar yang mewakili perempuan ini diprediksi akan lolos mendapatkan kursi di DPRD Gunungkidul.

Tim Pemenangan Anti Kumala Sari, Wahyudi mengatakan, dari hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh tim pemenangan menggunakan c hasil salinan Anti mampu meraup 3.896 suara. Jumlah tersebut diklaim lebih unggul dibanding perolehan caleg Partai Golkar lainnya utamanya Jumiran petahana yang memperoleh 3.856 suara.

Berita Lainnya  Baliho Bacaleg Mulai Menjamur di Jalanan Gunungkidul

“Hasil hitungan kami sebagai timses selisihnya tipis hanya 40 suara saja. Ini yang perlu kami kawal. Saya rasa ini sudah 100 persen Anti yang lolos mendapatkan kursi dewan dari dapil IV untuk Partai Golkar,” papar Wahyudi, Senin (19/02/2024).

Ia mengatakan, di dapil IV ini ada 3 caleh yang mendapatkan suara masyarakat mencapai ribuan. Di urutan pertama suara terbanyak yaitu Anti Kumala Sari, disusul oleh Jumiran yang hanya selisih tipis dan diurutan ketiga yaitu Suro Triwibowo dengan perolehan 1841 suara.

Dirinya mengakui pertarungan di Dapil IV sendiri tergolong cukup ketat dan sengit. Meski Anti merupakan caleg anyar namun perolehan ini merupakan hasil yang cukup memuaskan dan bisa mengalahkan petahana. Dirinya juga tidak menampik jika persaingan di masing-masing partai juga cukup ketat, sebab suara yang diperoleh para caleg juga cukup gemuk.

Berita Lainnya  PDIP Kembali Menangi Pileg di Gunungkidul, Siapa Bakal Jadi Ketua DPRD?

“Ini masih terus kami pantau dan kawal ketat untuk perhitungan langsungnya. Kami antisipasi adanya kecurangan dan hal-hal yang bisa merugikan,u ntuk itu kami berharap, seluruh tim sukses untuk bersama-sama mengawal perolehan suara hingga penetapan oleh KPU nantinya,” ucap Wahyudi.

Dijelaskan, Anti Kumala Sari merupakan kader anyar partai yang memiliki semangat tinggi untuk mewakili perempuan di Gunungkidul agar terjadi perubahan kualitas sumberdaya manusia yang unggul dan maju. Mampu menghadapi semakin majunya daerah yang semakin modern.

“Mewakili mbak Anti kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah memilih Anti sebagai wakilnya. Kedepan jika telah terlantik, pihaknya juga akan turut mengawal aspirasi dari masyarakat,” tandas dia.

Berita Lainnya  Tegaskan Nyalon Lurah Bukan Untuk Cari Uang, Suwarto Tawarkan Program Ambisius Untuk Warga Sawahan

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, perhitungan suara baik secara langsung maupun cepat masih berlangsung. Dirinya tidak memungkiri bila di dapil IV persaingan cukup ketat di partainya, selisih antara caleg anyar dan petahana sendiri sangat tipis.

“Untuk dapil IV ini memang cukup sengit, selisihnya tipis. Maka kita tunggu saja siapa yang unggul tapi tetep hanya 1 kursi,” jelas Heri.

Ia mengatakan hitung cepat yang dilakukan oleh Partai Golkar, pada kontestasi demokrasi tahun 2024 ini Golkar diperkirakan mendapat 6 kursi dengan rincian 2 kursi ada di dapil 3 kami mendapat 14.563 suara,” tutup Heri Nugroho.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Optimalisasi TKP Senopati, Pemkot Siapkan Pangkalan Becak dan Andong untuk Mudahkan Wisatawan

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4   Jogja,(pidjar.com)– Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta bergerak cepat menyiapkan penataan baru di kawasan Tempat...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Wisatawan Pantai Krakal Keluhkan Bawa Tikar Sendiri Tetap Dipungut Uang Sewa, Ini Respon Dinas

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul saat ini menjadi primadona bagi wisatawan luar daerah untuk mengisi waktu libur panjang mereka. Dalam setiap momen...

Pantai gunungkidul Pantai gunungkidul
Pariwisata2 bulan yang lalu

Menikmati Pesona Baru Pantai Sepanjang yang Memikat Wisatawan Berkunjung ke Gunungkidul

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari,(pidjar.com)– Berbicara tentang pantai di Kabupaten Gunungkidul memang tidak ada habisnya. Pasalnya, daerah ini memiliki puluhan pantai dengan keindahan...

Berita Terpopuler