Hukum
Akhir Juli, Kejari Gunungkidul Target Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Balai Desa Baleharjo
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus dugaan korupsi pembangunan Balai Desa Baleharjo terus bergulir. Kejaksaan Negeri Gunungkidul meneruskan proses hukum terkait dugaan kasus korupsi yang merugikan negara hingga ratusan juta tersebut. Kejari Gunungkidul menargetkan pada akhir bulan Juli 2019 ini proses penyelidikan dirampungkan sehingga kemudian bisa dinaikkan ke tahapan penyidikan. Artinya, akan ada penetapan tersangka yang bertanggung jawab atas dugaan kasus korupsi ini. Saat ini, dari penegak hukum sendiri masih melakukan sejumlah pemberkasan dan koordinasi dalam mengambil langkah lanjutan.
Kepala Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Asnawi Mukti mengungkapkan, tim dari Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Gunungkidul sendiri telah melakukan pemeriksaan dan pengumpulan sejumlah data atas adanya kasus dugaan korupsi pembangunan Balai Desa Baleharjo. Ia mengakui proses pemeriksaan dan penyelidikan memang membutuhkan waktu yang cukup lama lantaran harus pula melibatkan instansi lainnya. Untuk menyelidiki dugaan ini, penyidik Kejari Gunungkidul harus dibantu oleh sejumlah ahli guna mengungkap kerugian Negara yang diakibatkan oleh kasus ini.
“Karena kasus ini sudah cukup lama dan prosesnya penyelidikan dan pemeriksaan juga selesai. Untuk kasus ini kami targetkan rampung secepatnya,” kata Asnawi Mukti, Kamis (04/07/2019).
Pada akhir Juli mendatang, berdasarkan petunjuk yang didapat dalam proses penyelidikan, Kejari akan melakukan penetapan tersangka. Kendati demikian pihaknya masih belum dapat memberikan keterangan secara mendetail terkait hal ini, pasalnya pemberkasan sendiri masih harus dilakukan oleh petugas.
“Tinggal penetapan tersangka saja, kemudian dilakukan langkah hukum lanjutan,” ujar dia.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gunungkidul, M.Darojat. Ia menambahkan jika dugaan kasus korupsi ini akan tetap berlanjut. Pihaknya saat ini telah mengantongi surat hasil audit dari BPK beberapa waktu yang menyatakan jika pembangunan balai desa Baleharjo terdapat kerugian negara sebesar 350 juta.
Dalam menangani kasus ini, beberapa waktu lalu kejaksaan menggandeng sejumlah lembaga untuk melakukan audit dan perhitungan beberapa komponen yang sekiranya dianggap janggal. Diantaranya melibatkan tim ahli dari kehutanan untuk menghitung konstruksi volume dan jenis kayu yang digunakan untuk membangun balai desa.
“Ada hitungan tersendiri kami libatkan sejumlah ahli dalam penanganan kasus ini,” kata dia.
Kasus ini sendiri mencuat usai dari Kejaksaan mengendus adanya kejanggalan dalam proses pembangunan balai desa yang menelan biaya hingga miliaran rupiah tersebut. Terkait sumber dana yang digunakan pun juga dianggap janggal hingga akhirnya tim penyelidikan pun terjun ke lapangan. Butuh waktu hingga kurang lebih 1,5 tahun lamanya dalam penanganan kasus ini.
“Tinggal penetapan tersangka saja. Jika semua sudah siap pasti akan segera kami lakukan penetapannya,” ujar Darojat.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya1 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized1 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 hari yang laluDua Oknum Kejaksaan di Gunungkidul Diduga Terlibat Skandal Asusila
