Connect with us

Pemerintahan

Anggaran Dropping Air Kecamatan Purwosari Habis

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hingga awal bulan Oktober 2019 ini, hujan tak kunjung juga turun di wilayah Gunungkidul. Hal tersebut berdampak pada semakin parahnya dampak kekeringan yang terjadi. Situasi semakin sulit lantaran di tengah keringnya sumber air, saat ini anggaran untuk dropping air telah semakin menipis. Bahkan saat ini, sudah ada tiga kecamatan yang mulai kehabisan anggaran untuk dropping air bersih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul, Edy Basuki memaparkan, ketiga kecamatan yang telah kehabisan anggaran dropping air tersebut adalah Kecamatan Purwosari, Tanjungsari, dan Patuk. Ia jelaskan lebih lanjut, untuk kecamatan Tanjungsari, anggaran yang tersedia tinggal untuk 25 tangki air. Sementara Kecamatan Purwosari, anggaran saat ini sudah benar-benar habis.

Berita Lainnya  Angka Kemiskinan di Gunungkidul Masih 17%, Standar Penentu Kemiskinan Disebut Wabup Kurang Tepat

“Kecamatan Patuk juga akan segera habis anggarannya, sedangkan untuk kecamatan lain diperkirakan anggaran habis pada pertengahan bulan Oktober ini,” kata dia.

Dirinya menambahkan, jika nantinya ada pihak ketiga yang ingin menyalurkan bantuan, dihimbau untuk memberikannya ke kecamatan-kecamatan. Hal tersebut lantaran, untuk BPBD sendiri saat ini kekurangan armada di tengah membludaknya permohonan yang masuk.

“Kalau harus melalui BPBD kami memiliki keterbatasan armada. Kami hanya memiliki 5 armada truk tangki sehingga sangat terbatas untuk menyalurkan bantuan air bersih, nanti kami yang mengarahkan ke lokasi mananya,” paparnya.

Edy mengatakan, untuk bantuan dari pemerintah daerah lain hingga saat ini belum ada yang berkoordinasi dengan BPBD Gunungkidul. Selain itu, yang menjadi kendala lainnya adalah mulai berkurangnya debit air di beberapa sumber air yang airnya diambil untuk disalurkan oleh truk tangki.

Berita Lainnya  Puluhan Kasus Gantung Diri Tahun 2019 Ini, Kecamatan Tanjungsari Jadi Penyumbang Terbanyak

“Kabarnya sumber air yang berada di Karangmojo sudah tidak diperbolehkan diambil airnya karena debit sudah sangat menurun dibanding dengan beberapa bulan lalu. Sementara untuk titik lain, kami bahkan harus mengambil air dari bantul seperti di Parangtritis,” terangnya.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul, Suharno menegaskan bahwa droping air bukanlah solusi untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Gunungkidul. Ia menambahkan, pada periode dewan kali ini, pihaknya akan kembali membahas pembuatan embung raksasa yang rencananya dibangun di Semanu.

“Akan dibahas kembali terkait dengan pembangunan embung raksasa, sehingga dapat mejadi solusi jangka panjang. Saya rasa droping air buka solusi jangka panjang,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Contoh Kehidupan Kebhinekaan Dari Gadungsari, Pemuda Gereja Bahu Membahu Bantu Umat Muslim Persiapkan Lebaran

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Berita Terpopuler