Budaya
Babad Dalan Kalurahan Giring, Upaya Pelestarian Budaya dan Pengenalan Potensi Wilayah
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Gunungkidul memiliki adat, tradisi dan budaya yang masih sangat kental dan selalu dilestarikan oleh warganya. Salah satunya adalah tradisi Babad Dalan Giring yang setiap tahun selalu diselenggarakan oleh warga Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan.
Jumat Kliwon (10/03/2023) kemarin, masyarakat Kalurahan ini menggelar tradisi Babad Dalan. Kegiatan ini untuk mengingat kembali bagaimana ajaran-ajaran Ki Ageng Giring dalam mendekatkan diri kepada Yang Maha Agung, menghadapi keprihatinan dan keteguhannya dalam segala hal yang dilalui. Termasuk sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas keselamatan dan kesejahteraan selama ini.
“Babad Dalan arti filosofinya sejarah atau perjalanan Ki Ageng Giring untuk mendapatkan wahyu dengan melakukan pertapaan di wilayah ini (Giring). Banyak sekali pembelajaran dari keteguhannya dalam mendekatkan diri, keprihatinan dan lain sebagainya,” Ketua Kalurahan Mandiri Budaya Kalurahan Giring, Sunardi.
Rangkaian Babad Dalan sendiri sangat panjang dimana malam sebelumnya, masyarakat melakukan tirakat baru kemudian pada Jumat Kliwon dilakukan rangkaian acara seperti kirab budaya 3 pusaka, genduri, hingga sebar udhik-udhik. Tentunya setiap rangkaian ini memiliki makna tersendiri.
“Kirab 3 pusaka ini merupakan puncak acaranya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, tiga pusaka ini diarak dari Napak Dalem atau rumah yang diyakini sebagai tempat tinggal Ki Ageng Giring pada masa itu, menuju ke Balai Kalurahan Giring. Selanjutnya dilakukan doa bersama dan genduri dengan ubo rampe yang telah dipersiapkan. Baru setelah itu dilakukan sebar udhik-udhik yang berisi padi, palawija, dan uang koin.
Dalam sebar udhik-udhik dan berebut gunungan ini, biasanya seluruh warga tumpah ruah untuk mengambilnya. Apa yang didapat kemudian mereka simpan di rumah, terdapat makna tersendiri agar apa yang mereka bawa menjadi berkah.
“Penyelenggaraan Babad Dalan kemarin rangkaiannya selama 6 hari full. Kami berikan adakan kegiatan budaya dan hiburan untuk masyarakat, segala potensi di Kalurahan Giring yang merupakan Desa (Kalurahan) Mandiri Budaya dihadirkan, seperti dolanan anak, adat tradisi, kerajinan, dan kuliner, pengobatan tradisional, serta bahasa dan sastra,” imbuhnya.
Sementara itu, Lurah Giring, Joko Triwibowo mengatakan bersyukur pelaksanaan Babad Dalan berjalan lancar. Pelaksanaan adat tradisi tersebut dikemas dengan meriah tak lepas dari kompaknya warga masyarakat bersama lembaga kalurahan. Adapun pada tahun ini, tema yang diambil adalah Tuwuh.
“Daerah kami memiliki potensi budaya yang luar biasa, Giring telah ditetapkan sebagai Desa Mandiri Budaya. Dengan potensi ini tentunya pemkal dan masyarakat harus terus melestarikan adat, tradisi, dan budaya yang dimiliki. Selama ini, antusias masyarakat luar biasa setiap kali menyelenggarakan Babad Dalam, semoga senantiasa selalu diberkahi dan tertanam rasa untuk nguri-uri tradisi dan budaya yang ada,” ucap dia.
“Babad dalan dimaknai sebagai tindakan, mendekatkan diri mawas diri, sumeleh atau menerima dan selalu bersyukur. Seperti apa yang menjadi perjalanan Ki Ageng Giring, teguh, prihatin dan berusaha menerima apa yang telah terjadi tidak sesuai dengan keinginan,” tutup dia.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized3 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized3 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized7 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized1 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized2 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
