Connect with us

Sosial

Banyak Cekcok Dalam Rumah Tangga, Usia Produktif Mendominasi Kasus Perceraian di Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Angka perceraian masih tergolong tinggi di Bumi Handayani. Hingga bulan ketiga tahun 2021 ini saja sudah ada 416 kasus perceraian yang terdaftar di Pengadilan Agama Wonosari.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Wonosari, Titik mengatakan, tahun 2020 lalu terdapat 1.718 perkara pengajuan cerai baik talak maupun gugat. Dari jumlah tersebut terdapat sisa perkara pada tahun 2019 dengan jumlah 254 kasus.

“Kamu berhasil menangani 1.972 pekara dengan putusan 1.869 dan sisa perkara 103 kasus,” ungkap Titik, Senin (29/03/2021) pagi.

Titik menambahkan, pada tahun 2021 ini ia telah menangani 519 perkara perceraian. Adapun yang sudah diputuskan bercerai oleh majelis hakim terdapat 316 perkara.

Berita Lainnya  Polemik Pencemaran Kali Pancuran, DLH Sebut Pengusaha Tahu Enggan Bangun IPAL Mandiri

“Dalam putusan majelis hakim tentu saja mengedepankan mediasi, tapi memanh soal perceraian ini ada di tangan masing-masing pasangan,” imbuhnya.

Titik menyebut, ada sejumlah perkara yang mendasari perceraian di antara lain, perselisihan atau pertengkaran terus menerus, meninggalkan salah satu pihak, ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga, pindah agama, judi dan zina. Adapun rate usia yang mengajukan perceraian ada pada usia kurang dari 30 tahun dengan prosentase 45,6%, usia 31-50  tahun dengan prosentase 50,6% dan usia 51-60 tahub 4,8%.

“Sejumlah upaya sudah kami lakukan di antaranya melakukan kerjasama dengan Dinas Dukcapil dan Kantor Kemenag Gunungkidul dalam melaksanakan terpadu isbat nikah,” ujar Titik.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengaku cukup prihatin dengan tingginya kasus perceraian di Gunungkidul. Menurutnya untuk menekan tingginya kasus perceraian harus dilakukan kerjasama dari berbagai pihak.

Berita Lainnya  Hingga November, 29 Kasus Bunuh Diri Terjadi di Gunungkidul

“Kami mengajak seluruh organisasi keagamaan untuk turut andil dalam menekan kasus perceraian ini. Karena penyebab perceraian sebetulnya ada pada karkater masing-masing manusia,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler